Pria dan Wanita

DI 01042015

1 Korintus 11:9
Neither was the man created for the woman; but the woman for the man.

Tidak ada laki-laki diciptakan untuk perempuan, tapi perempuan diciptakan untuk laki-laki.

Pria dan wanita, keduanya saling membutuhkan, saling melengkapi. Namun ada satu sisi sudut pandang Tuhan yg hrs kita perhatikan yaitu wanita diciptakan karena dan utk pria.

Hawa diciptakan stlah Adam hidup sekian lama, Tuhan menilai tdk baik Adam seorg diri mengelola Taman Eden, maka pd akhirnya Hawa diciptakan dr tulang rusuk Adam. Wanita itu melengkapi pria, membuat pria menjd utuh.

Perkembangan zaman membuat hubungan pria dan wanita menjd dinamis dan mengalami perkembangan. Wanita sejajar dg pria, walaupun dlm budaya tertentu wanita diposisikan tdk sejajar dg pria, ada di bawahnya, namun kita jgn melupakan sudut pandang Tuhan ttg ini.

Tuhan ingin hubungan antara pria dan wanita menjd sebuah gambaran ttg hubungan Tuhan dg jemaat-Nya. Sebab itulah Tuhan membuat serangkaian aturan ttg pernikahan, keluarga dan kekerabatan. Tujuannya agar terjd hubungan yg harmonis antara anggota keluarga. Ada berkat dlm keluarga, bukan kutuk. Jika peraturan dilanggar maka terjd benih-benih kehancuran. Baik pria maupun wanita hrs saling menjaga satu sama lain supaya gambaran Kristus dlm diri seorg pria sbg suami tdk rusak. Wanita jd penolong yg sepadan memang memiliki sesuatu yg lebih dan dibutuhkan pria, itulah tugas mulia dr Tuhan.

Kasih hrs jd pengikat yg mempersatukan, kesatuan pria dan wanita akan menghasilkan generasi yg takut akan Tuhan dan diberkati. Belajar utk saling memahami dan bekerja sama, jgn saling merendahkan, hrs saling menghormati dan menghargai. Tak ada pribadi yg sempurna dlm segala hal, satu sama lain hrs saling menerima apa adanya, saling meng-cover dan melindungi, saling menjaga perasaan dan membahagiakan.

Taati aturan Tuhan ttg keluarga, maka keluarga kita penuh keharmonisan, kemanisan dan berkat. Berfungsilah dg maksimal.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.