Cuma Test Saja

DI 02072015

Yohanes 6:6 NKJV
But this He said to test him, for He Himself knew what He would do.

Tapi ini Dia katakan untuk menguji dia, karena Dia sendiri tahu apa yang akan dilakukan.

Filipus salah satu murid Yesus ditanya ttg di mana tempat bs membeli roti utk memberi makan lebih dr 5000 org. Sptnya ini pertanyaan yg tdk usah ditanyakan krna pasti Filipus tdk tahu jawabannya.

Sudah tahu tak ada jawabannya knpa Tuhan Yesus masih bertanya jg? Apakah Dia ‘iseng’? Kan nantinya Dia sndri yg membuat mujizat?

Tuhan kita tdk pernah ‘iseng’ atau main-main dlm berkata-kata. Ayat ini menjelaskan bhw Tuhan menanyakan itu utk menge-test Filipus. Sesuatu yg di-test pasti ada hal yg ingin diketahui dan dibuktikan.

Sekian lama Filipus mengikuti Yesus sbg murid-Nya, melihat mujizat bnyk terjd oleh Yesus, ketika dihadapi dg situasi lebih dr 5000 org kelaparan, apa yg ada di pikiran Filipus, melihat dg cara pandang manusia atau cara pandang Tuhan. Ini yg ingin Yesus tahu sehingga Dia menge-test Filipus, apakah yg pernah diajarkan dan dilihat telah mempengaruhi reaksinya terhadap situasi yg ada.

Spt soal ujian di sekolah, pasti jawabannya sdh ada, kita diberi soal utk mengetahui apakah yg kita telah pelajari masuk dlm pikiran atau tdk. Ketika kita di-test Tuhan, jgn takut dan kuatir, Tuhan telah sediakan solusinya, bagian kita adalah bereaksi dg tepat sesuai yg Tuhan inginkan. Ujian Tuhan dtg tanpa ‘permisi’, bs kapan saja, bahkan dlm situasi normal sekalipun, kita hrs siap menghadapinya.

Ujian akan memunjukkan sebuah kualitas, mengetahui cara berpikir dan isi hati seseorg. Tampak luar mgkin sama tp ketika diuji hasilnya bs saja berbeda. Tdk bs menilai seseorg dr luarnya saja, spt Tuhan melihat hati, hrs tahu ‘dalamnya’ jg, dan itu hanya bs kita ketahui melalui sebuah ‘test’ atau ujian. Jgn menganggap diri kita ini sdh ‘bagus’, ketika ujian Tuhan dtg, kita br sadar dan tahu spt apa sbnarnya diri kita.

Siap di-test Tuhan?

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.