Karena Tidak Percaya

DI 03072015

Yohanes 7:5
Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya.

Membaca ayat ini tentu saja timbul sebuah keprihatinan, saudara-saudara ‘sekandung’ Yesus tdk percaya pd ajaran Yesus dan semua yg diperbuat-Nya. Ini sptnya adalah gambaran ttg keadaan org-org Kristen akhir zaman.

Tdk semua org Kristen itu percaya pd Yesus sekalipun sdh membaca Alkitab dan melihat perbuatan Tuhan yg ajaib, bahkan mrka yg ada dlm gerejapun ada yg tdk percaya. Mrka sekedar melakukan aktivitas rohani saja.

Kalau sdg menghadapi masalah, mana yg kita percayai: Firman Tuhan atau apa kata orang? Percaya kuasa Tuhan atau cara alternatif? Mengandalkan Tuhan atau manusia?

Menjd Kristen beda dg menjd org yg percaya pd Tuhan Yesus. Org bs saja dtg beribadah dan dibaptis air hanya demi bs menyenangkan org lainnya atau demi memenuhi persyaratan tertentu, misalnya demi bs menikah scra Kristen, ada saja org yg dibaptis demi mendpt akte baptisan, tp hatinya blm sepenuhnya percaya pd Tuhan.

Mulailah lihat diri kita sndri lebih dulu, bgmna percaya kita pd Tuhan Yesus, mengapa kita menjd seorg Kristen. Apakah iman percaya kita tdk goyah saat menghadapi persoalan yg rumit? Siapa yg pertama kali kita jadikan tempat curhatan hati: Tuhan atau manusia? Masihkah kita percaya kuasa Tuhan akan dinyatakan bagi kita? Masih adakah pengharapan yg tdk terputus pd Tuhan? Kita masing-masing yg tahu jwbannya.

Kalau permintaan kita ditolak Tuhan utk dipenuhi, jgn kecewa lalu meninggalkan Tuhan. Tetap percaya Tuhan beri yg terbaik dan tepat, tetap bangun hubungan yg intim dg Tuhan. Pegang janji Tuhan dan percaya Dia penuhi apapun yg Dia janjikan. Jgn biarkan bimbang, kuatir dan ketakutan menguasai hidup kita, org yg percaya pd Tuhan akan tetap pny ‘syalom’ dlm situasi yg sulit. Iman hrs tetap kita pelihara hari demi hari.

Perjalanan hidup kita memerlukan iman yg teguh dan pengharapan yg tdk terputus akan Tuhan. Tetap percaya dan setia.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.