Firman itu Hidup

DI 14072015

Yohanes 6:63 NKJV
It is the Spirit who gives life; the flesh profits nothing. The words that I speak to you are spirit, and they are life.

Adalah Roh yang memberi kehidupan; daging tidak menguntungkan apa-apa. Perkataan-perkataan yang Kukatakan padamu adalah roh dan mereka adalah kehidupan.

Perkataan Yesus adalah roh, memang sulit utk memahami hal ini, tapi pasti ada sesuatu yg bs menjelaskannya.

Manusia bs hidup di dunia krna rohnya masih berdiam dlm tubuhnya, ketika roh terpisah dr tubuh itulah kematian. Jd roh itu kehidupan, ada roh berarti ada kehidupan, tak ada roh berarti tak ada kehidupan.

Jadi roh itu ‘menghidupkan’, maka perkataan Tuhan adalah roh yg menghidupkan. Menghidupkan apa? Kalau baterai handphone, maka bs menghidupkan handphone ketika baterainya ditaruh di tempat yg ada dlm tubuh handphone. Tanpa baterai, handphone tak bs aktif.

Kalau begitu, perkataan Tuhan itu ‘mengaktifkan’ apa dr diri kita? Apa yg dibuat menjd ‘hidup’?

Perkataan Tuhan = roh = kehidupan. Jadi yg diaktifkan atau dihidupkan adalah kehidupan kita. Apa yg dibuat menjadi ‘mati’ oleh dosa, dibuat menjd ‘hidup’ oleh perkataan Tuhan. Apa yg coba iblis ‘matikan’ dr hidup kita akan tetap ‘hidup’ jika perkataan Tuhan dlm hidup kita.

Sebagian perkataan Tuhan telah tercatat dlm Alkitab. Kalau tdk baca Alkitab dan melakukannya, maka tdk ada ‘kehidupan’ dlm hidup kita. Sebagian perkataan Tuhan jg kita dengar saat kita berdoa dan menyembah Tuhan. Sebagian lewat khotbah di ibadah, lewat perenungan dan pewahyuan. Kalau tdk berdoa, beribadah, baca Alkitab dan melakukan Firman, maka tak ada perkataan Tuhan dlm hidup kita.

Tak ada perkataan Tuhan = tak ada roh = tak ada kehidupan.

Ini bkn ttg melakukan aktifitas rohani, tp ttg bgmna kita hidup bkn sekedar tubuh kita yg hidup tp roh kita benar-benar hidup. Kita bs bertahan bahkan melawan segala usaha iblis yg ingin membinasakan kita. Jgn anggap remeh perkataan Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.