Penderitaan

DI 17092015

Ibrani 10:32 NKJV
But recall the former days in which, after you were illuminated, you endured a great struggle with sufferings:

Tapi ingatlah hari-hari terdahulu yang di dalamnya, setelah kamu diterangi, kamu memikul sebuah perjuangan besar dengan penderitaan-penderitaan.

Setelah diterangi malah menderita, ini seringkali jd sebuah pertanyaan di benak org yg menjd pengikut Kristus. Dulu hidup senang dan semuanya baik, bgtu jd Kristen malah keadaan jd ‘menurun’ dan hrs menanggung penderitaan yg silih berganti dtg.

Utk menjadi sesuatu butuh proses. Proses awal seringkali tdk terduga krna isinya ternyata bnyk penderitaan. Mulai dr disiplin rohani dr Tuhan hingga ulah dr org-org di sekitar kita. Tdk mudah menjalani dan melewatinya, butuh perjuangan yg besar dan panjang yg bs menguras tenaga, pikiran, dan iman kita. Kadang ada saat ingin menyerah dan putus asa, namun akhirnya Tuhan menguatkan juga.

Semua anak Tuhan mengalaminya, kalau tdk mengalami, itu sebuah pertanyaan, benar atau tdk kita ini anak Tuhan? Yg dihadapi mulai dr yg sangat mudah sampai paling rumit, dari masalah kecil hingga sangat besar. Hrs dihadapi dan dijalani. Proses ini akan mengikis hal-hal buruk dlm diri kita, menambah pengetahuan kita, menambah kesabaran dan kematangan karakter kita, membuat kita jd pribadi yg lebih berkualitas dan semakin dewasa. Bahkan kita bs menolong org lain yg sdg mengalami hal yg telah kita alami sebelumnya. Selama menjalani proses, kita bs memberkati bnyk org lewat kesaksian dan pertolongan yg kita berikan.

Semua sdh ‘diukur’ Tuhan sesuai dg kemampuan kita masing-masing, jenis prosesnya jg disesuaikan dg tujuan hidup kita masing-masing, reaksi dan respon kita hrs tepat dan benar. Jgn mengeluh berkepanjangan, hadapi dg iman dan sukacita. Belajar pd Tuhan dan org yg lebih dewasa dr kita, hrs rendah hati dan mau diajar, taat dlm situasi apapun jg, jgn salah ambil keputusan dan melangkah, berjuang hingga semuanya tuntas

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.