DI 23092015
Ibrani 11:11 NKJV
By faith Sarah herself also received strength to conceive seed, and she bore a child when she was past the age, because she judged Him faithful who had promised.
Oleh iman Sarah dirinya sendiri juga menerima kekuatan untuk mengandung keturunan, dan dia melahirkan seorang anak ketika dia lewat masanya, karena dia menilai Dia yang telah berjanji itu setia.
Ishak lahir bkn krna iman Abraham saja, tp juga iman Sarah, ibunya. Ini yg jarang diceritakan, sehingga kita hanya mengenal Abraham sbg bapa org beriman.
Iman Sarah muncul ketika dia sadar bhw Tuhan itu setia. Berarti Sarah telah berulangkali melihat janji Tuhan baik terhadap Abraham, suaminya maupun terhadap mereka berdua telah digenapi. Awalnya iman Sarah blm muncul, seiring berjalannya waktu, Sarah mulai mantap percaya pd janji Tuhan, akhirnya dia mengalami mujizat, hamil dan melahirkan di usia tua dan mati haid.
Iman istri dan iman suami hrs menjd satu, kalau salah satu ragu dan tdk percaya, maka blm terjadi apa yg Tuhan janjikan. Butuh puluhan tahun utk Sarah beriman akan janji Tuhan yg mustahil bagi manusia. Hingga di usianya yg ke-90, dia melahirkan seorg anak.
Mengapa hrs di usia setua itu? Mengapa bkn di umur 40-an? Sdh sangat terlambat hamil di usia 90? Pertanyaan yg sering timbul dlm benak kita adalah: “Mengapa bkn sekarang, mesti nunggu brpa lama lagi? Tuhan yg tahu persis jwbannya.
Sbg istri jgnlah melemahkan iman suami, apa yg Tuhan telah janjikan pasti terjadi di waktu-Nya yg tepat. Bangunlah iman di atas dasar yg benar, sepakat percaya akan janji Tuhan pasti digenapi. Lihatlah Tuhan trs bekerja dlm apapun yg kita meskipun itu sebuah hal yg sederhana. Tuhan setia bkn sekali dua kali, tp berkali-kali. Tetap pelihara iman utk meraih dan mewujudkan janji Tuhan yg sangat berharga. Org di sekeliling bs berkomentar bnyk, namun iman kitalah yg pd akhirnya membuat mata kita sndri melihat betapa kuasa Tuhan itu ajaib dan luar biasa