Berbuat Baik

DI 24032014

Lukas 6:33 NKJV
And if you do good to those who do good to you, what credit is that to you? For even sinners do the same.

Dan jika kamu berbuat baik terhadap mereka yang berbuat baik kepadamu, apa ‘kredit’/nilai positif/penghargaan itu bagimu? Karena bahkan para pendosa berbuat hal yang sama.

Mengapa kita berbuat baik terhadap org lain? Apa motivasi di balik kebaikan kita? Bagaimana seharusnya kita berbuat baik?

Ayat ini mengajar bhw membalas kebaikan dg kebaikan itu belum memberi kita ‘kredit’ atau nilai positif bagi kita. Org berdosapun melakukan hal yg sama. Bahkan org yg tak beragamapun dan yg tdk percaya pd Tuhan melakukannya jg.

Berbuat baiklah bkn didasari krna telah menerima kebaikan dr org lain, tapi berbuat baiklah juga terhadap mereka yang BELUM berbuat baik terhadap kita. Jd motivasinya adalah berbuat baik krna memang itu suatu hal yg diperintahkan Tuhan utk kita lakukan sepanjang hidup kita, tdk perduli org lain sudah atau belum berbuat baik terhadap kita.

Ini berarti jg berbuat baik terhadap mrka yg tdk lagi ‘satu komunitas’ dg kita. Kalau berbuat baik krna ada hubungan yg baik, satu kelompok, satu team kerja, dsbnya, itu hal biasa, tp kalau sdh tdk satu kelompok lg dg kita, mgkin beda gereja, beda tempat kerja, bahkan org yg berbalik jahat terhadap kita, hrs tetap kita berbuat baik pd mereka.

Setiap org yg percaya pd Tuhan Yesus adalah saudara seiman dan sesama tubuh Kristus. Kalau berbuat baik hanya krna satu gereja atau sepelayanan, itu blm ada ‘kredit’nya utk kita. Krna berbuat baik adalah kewajiban kita sbg org percaya.

Tuhan akan memberi balasan utk setiap kebaikan kita pd org lain. Tdk perlu berharap balasan dr org lain tp jgn cegah mrka membalas kebaikan kita walaupun balasannya tdk senilai dg yg kita lakukan bagi mrka. Terus menerus berbuat baik, mgkin suatu saat kita merasa kebaikan kita tdk dianggap apa-apa, merasa lelah, jgn berhenti terus berbuat baik krna pasti suatu saat kita akan ‘menuai’ 🙂

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.