Mengangap Biasa

DI 08102015

Matius 11:20 NKJV
Then He began to rebuke the cities in which most of His mighty works had been done, because they did not repent:

Dan Dia mulai untuk menegur kota-kota yang mana di  dalamnya kebanyakan dari pekerjaan-pekerjaan-Nya yang hebat telah terjadi, karena mereka tidak bertobat:

Di tempat Tuhan bnyk lakukan hal-hal yg ajaib, justru tdk terjd pertobatan. Di sisi lain bnyk org bertobat krna mengalami keajaiban Tuhan. Dua hal yg bertolak belakang, apa penyebabnya?

Seumpama seorg pesulap bermain sulap di sekolah sulap, tentu tdk menarik perhatian karena yg menonton semuanya adalah pesulap, tahu semua trik dan cara bermain sulap. Perbuatan Tuhan yg ajaib hanya dipandang sebuah hal yg luar biasa tapi utk bertobat dan percaya pd Tuhan Yesus, itu tdk menarik menurut bnyk org.

Bnyk org senang lihat mujizat terjd, bahkan para tokoh agama lainpun kagum pd Tuhan Yesus, tp mrka tdk percaya pd Tuhan Yesus. Ini disebabkan krna mrka sudah punya ‘tuhan’ sendiri-sendiri. Mereka merasa tdk butuh Tuhan dlm hidup mrka.

Zaman ini org lebih percaya pd kekuatan uang drpd kekuatan Tuhan. Asal pny uang bnyk di sana sini, hidup bs bahagia dan semua kebutuhan hidup terpenuhi. Selain itu ada segelintir org-org yg hidup dlm dosa namun merasa diri mrka benar sndri. Sebanyak apapun mrka mengalami mujizat Tuhan, hati mrka tetap ‘mengeras’ dan menolak Tuhan. Hingga suatu saat penghukuman Tuhan datang, semua binasa.

Dlm masa anugerah ini biarlah kita pny hati dan pikiran yg mudah utk bertobat di saat Tuhan menyatakan kuasa-Nya atas hidup kita. Bertobat setiap saat terutama ketika teguran Tuhan diucapkan utk kita. Jgn merasa kita tdk butuh Tuhan, kita ditegur krna disayang Tuhan, masih trs diperhatikan dan Tuhan ingin kita hidup dlm segala kelimpahan yg telah Dia siapkan bagi semua org yg percaya kepada-Nya. Org yg ingin mengatur hidupnya sndri cenderung berpikir bhw semua yg terjd itu adalah kebetulan semata-mata

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.