Semua Bisa Dipakai Tuhan

DI 30102015

Amos 1:1
Perkataan yang dinyatakan kepada Amos, salah seorang peternak domba dari Tekoa, tentang Israel pada zaman Uzia, raja Yehuda, dan dalam zaman Yerobeam, anak Yoas, raja Israel, dua tahun sebelum gempa bumi.

Amos hanya seorg peternak domba di Tekoa, namun dia dipilih Tuhan menjd salah satu dr sekian bnyk org yg menyampaikan Firman Tuhan di zamannya, yg biasanya menjd peran dr seorg nabi. Peternak domba menjalani peran seorg nabi.

Di zaman ini, org spt Amos disebut org yg bergerak di bidang ‘sekuler’ atau bisnis perekonomian/market place. Bkn seorg rohaniwan namun menjalani peran seorg utusan Tuhan utk menyampaikan suara dan pesan Tuhan. Dan kita menemukan bbrpa org di ‘market place’ mulai dipercaya Tuhan jg utk menyampaikan pesan Tuhan, baik dlm dunia bisnis, menjd motivator bahkan aktif melayani Tuhan jg.

Dunia bisnis jg memerlukan para ‘nabi’ spya ada tuntunan bagi para pebisnis Kristen dlm menjalankan bisnisnya sesuai dg Firman Tuhan. Mgkin mrka bkn pendeta atau penginjil, tp mrka para pebisnis dan usahawan yg pny hubungan yg sehat dg Tuhan, yg menjalankan bisnisnya dlm takut akan Tuhan. Mgkin mimbar mrka bknlah mimbar khotbah di gereja, tp mrka ‘berkhotbah’ di dunia market place melalui cara mrka berbisnis yg sesuai dg kebenaran Tuhan.

Ada org-org yg memang dipercaya Tuhan utk melayani Tuhan menjangkau para pebisnis dan org-org market place, mrka diberitahu Tuhan ttg apa yg akan terjd nantinya di perekonomian nasional hingga internasional. Mrka menjd org-org yg memberi peringatan ttg perkembangan perekonomian yg sdg terjd, berani berbisnis dg cara yg sehat dan sesuai hukum yg berlaku. Memang tdk mudah menjalani peran ini, namun ketika penyertaan Tuhan begitu nyata, mrka sanggup menjalani peran ‘kenabian’nya.

Mgkin Anda adalah seorg pebisnis Kristen yg dipercaya Tuhan menjalani peran ‘nabi’ di market place, jalani peran Anda di dlm penyertaan Tuhan yg sempurna, jadilah teladan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.