Diperkaya Tuhan

DI 15122015

2 Korintus 9:11 NKJV
while you are enriched in everything for all liberality, which causes thanksgiving through us to God.

ketika kamu diperkaya dalam setiap hal untuk semua kemurahan hati, yang mana menyebabkan rasa syukur melalui kita kepada Tuhan.

Mgkin ini jwban atas pertanyaan bnyk org Kristen ttg menjd kaya di dlm Tuhan : “Mengapa diperkaya oleh Tuhan itu tdk secepat org lain yg menyembah roh jahat atau berhala?”, jwbannya ternyata Tuhan memperkaya kita bkn saja dlm hal harta dan uang, tp memperkaya kita dlm setiap hal dlm hidup kita.

Membuat kita kaya itu mudah sekali bagi Tuhan, tp membuat karakter kita ‘kaya’ itu tdk mudah, membuat hati kita ‘kaya’ dg kemurahan hati itu tdk mudah, membuat perkataan kita ‘ kaya’ dg Firman Tuhan itu tdk mudah. Msh bnyk hal dlm hidup kita yg ingin diperkaya Tuhan, semua butuh proses, butuh waktu dan butuh pengorbanan kita.

Kita bs temui bnyk org Kristen dulunya hidup sederhana, kemudian mulai diberkati keuangannya, justru binasa oleh ‘berkat’ itu. Mulai coba-coba selingkuh, coba-coba narkoba, hidup glamour, komsumtif, pergi trs keluar kota dan keluar negeri, sibuk berbisnis, dsbnya. Bbrpa tahun kemudian baru sadar dampaknya, kena penyakit kelamin, kena kanker, tagihan kartu kredit tdk terbayar, rumah tangga berantakan, hingga akhirnya bunuh diri, masuk neraka.

Tuhan tdk ingin kita hanya kaya harta, tp kaya dlm setiap hal. Saat kita menunjukkan murah hati dg peduli pd kebutuhan org lain, kita memberi mgkin sejumlah uang, memberi perhatian, memberi support, memberi nasehat, menolong mencari solusi, dsbnya, org yg mengalami kebaikan Tuhan melalui pemberian kita, mrka bersyukur pd Tuhan. Kita hanya alat-Nya Tuhan, kita diperkaya shga org lain bersyukur pd Tuhan melalui apa yg kita berikan utk org itu.

Apakah kita masih menikmati kekayaan hanya utk diri sndri? Bkn maksudnya mengumbar harta, tp atur keuangan kita, ada bagian yg kita khususkan utk memuliakan Tuhan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.