Mengenal Tuhan

DI 21012016

Matius 16:17 NKJV
Jesus answered and said to him, “Blessed are you, Simon Bar-Jonah, for flesh and blood has not revealed this to you, but My Father who is in heaven.

Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Diberkatilah engkau, Simon anak Yunus, karena daging dan darah tidak menyatakan ini kepadamu, tapi Bapa-Ku yang ada di surga.

Sedikit sulit dipahami mengapa Yesus memakai kata ‘daging dan darah’ dlm perkataan-Nya pd Petrus. Yg dimaksud sbnarnya dg ‘daging dan darah’ itu adalah manusia, tp knp tdk langsung menyebut manusia?

Daging itu apa? Sesuatu yg fana, tdk kekal, pny kecenderungan menuju kebinasaan. Lalu darah itu apa? Di dlm darah ada nyawa, selama darah lancar peredarannya dlm tubuh manusia, maka manusia itu tetap hidup. Tapi suatu saat semua manusia pasti mengalami kematian, saat kematian terjadi, apakah darah manusia ikut bersama rohnya? Tidak, darah tertinggal dlm tubuh manusia yg mati.

Tdk cukup utk bs memahami Tuhan bahkan seumur hidup kita, namun Petrus menjawab dg benar apa yg ditanyakan Yesus ttg siapakah diri-Nya. Ternyata ini disebabkan krna Bapa yg menyatakannya pd Petrus. Apakah Bapa dtg menemui Petrus dan mengatakannya bnyk hal ttg Yesus? Tdk ada catatan dlm keempat kitab Injil yg menceritakan hal itu. Lalu bgmna Bapa menyatakan hal itu pd Petrus?

Pd level Petrus saat itu, dia sampai pd pemahaman yg tepat, melihat dan mengalami berbagai kejadian bersama Yesus, dia menyakinkan dirinya bhw Yesuslah Mesias. Utk bs percaya bhw Yesus itu Mesias, tdklah mudah, di zaman itu org Israel ada yg percaya dan ada yg tdk percaya bhw Yesus itu Mesias. Kalau bkn Tuhan yg membuat Petrus mengerti, dia tdk akan mengerti, krna Petrus dulu hanyalah seorg nelayan, profesi yg kurang baik di masa itu.

Kenali Tuhan bkn krna apa kata org ttg Yesus, alami sndri pengalaman bersama Tuhan, spt Ayub setelah Tuhan memproses hidupnya, dia br sadar siapa sbnarnya Tuhan yg dia sembah.

Siapa Tuhan menurut kita?

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.