Cari Apa?

DI 09022016

Yohanes 6:26
Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Kalau setiap org ditanya mengapa menyembah Tuhannya atau dewa dewi mereka, tiap org pny jawaban beragam. Mgkin kesamaannya adalah krna ingin hidupnya diberkati, diberkahi dan diberi rezeki yang melimpah.

Tak heran jika tempat-tempat keramat yg menjanjikan org yg melakukan ritual di sana akan bs menjd kaya dlm tempo singkat. Tak pandang dr agama apapun mrka dtg ke sana dan memohon diberi kekayaan. Sebenarnya mrka tdk sungguh-sungguh ingin menyembah, tp sekedar ingin diberi kekayaan, shga bila usaha mrka gagal di tempat keramat itu, mrka pindah ke tempat lain.

Mengapa kita menyembah Tuhan Yesus Kristus? Apa yg kita cari dr penyembahan pd Tuhan? Ingin kekayaan? Ingin kesembuhan? Ingin cari jodoh di gereja? Atau memang kita sadar bhw kita butuh Dia dlm hidup kita?

Suatu saat kita akan berhadapan dg situasi di mana doa kita tdk dijawab, permintaan kita ditolak, Tuhan mendisiplinkan diri kita dg sangat keras, dsbnya. Jgn lupa bhw Tuhan bkn pribadi yg menyukai ritual, asal kita berbuat ini dan itu maka permintaan kita dikabulkan. Tuhan tdk suka ritual tp Dia menyukai relasi/hubungan, Dia tdk butuh uang dan harta kita, tp yg Dia inginkan adalah hati kita yg mengasihi Dia.

Kalau kecewa dg sikap Tuhan, belajar menerimanya dg kerendahan hati. Dia tdk sembarangan mengabulkan permohonan kita, ada pertimbangan yg sempurna utk mengabulkannya atau tdk. Jgn mundur dr Tuhan dan beralih ke tuhan yg lain. Jgn menyembah iblis sekalipun dia bs memberi yg kita minta, krna dia sbnarnya sdg ‘menghutangi’ kita dan suatu saat kita hrs membayarnya beserta ‘bunganya’. Si jahat mengambil dr kita lebih drpd yg dia berikan utk kita.

Belajar tunduk pd otoritas Tuhan, jgn protes dan bersungut-sungut, jgn paksa Tuhan, tapi bersukacitalah senantiasa

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.