Perisai Perlindungan

DI 03032016

Mazmur 5:12 NKJV
For You, O Lord, will bless the righteous; With favor You will surround him as with a shield.

Karena Engkau, oh Tuhan, akan memberkati orang benar; dengan kehendak-Mu Kau akan melingkupinya seperti dengan sebuah perisai.

Hidup di zaman penuh dg rupa-rupa kejahatan ini, seringkali kita bertanya apa ada gunanya kita hidup benar, yang jahat saja justru hidup enak, bebas dan sptnya Tuhan mendiamkan mrka. Apa jwbannya?

Tentu saja semua kejahatan akan dimintai pertanggung jwbannya oleh Tuhan. Cuma masalah kpn waktunya saja. Lalu apa gunanya hidup benar?

Ayat ini menjelaskan ada 2 hal yg Tuhan kerjakan dlm hidup org benar, pertama Tuhan akan memberkati, artinya bkn sekedar hidup berkelimpahan, tp yg dimaksud adalah hidup bebas dr kutuk Tuhan, Tuhan ada dlm posisi bersama kita, bkn lawan kita.

Kedua, Tuhan menjd perisai bagi org benar. Kata ‘favor’ dlm bahasa Ibraninya dipakai kata ‘ratzon’ yaitu kehendak. Jd ayat ini berkata bhw Tuhan secara aktif berkehendak melingkupi orang benar spt dg sebuah perisai, utk lebih mudah memahaminya spt org yg dipagari Tuhan dg perisai di manapun dia ada. Spt bodyguard yg kemanapun tuannya pergi selalu diikuti spya terlindungi. Tuhan ada selalu bersama dg org benar.

Jadi bila ada yg ingin mencelakakan kita, hrs berhadapan dg Tuhan lebih dulu. Ada ‘serangan’ iblis maka Tuhan yg menangkalnya spt perisai yg menangkal panah api mengenai org yg memakainya. Jadi tdk sia-sia kita hidup benar di hadapan Tuhan.

Lalu knp ada org Kristen yg rajin berdoa, melayani Tuhan, bs mengalami ditipu, kecurian, dan kejadian buruk lainnya? Apakah Tuhan tdk melindungi? Selain krna itu semua diizinkan Tuhan terjd utk memproses kita, biasanya penyebabnya adalah krna kita tdk lagi mengutamakan Tuhan, sesuatu telah jd ‘berhala’ bagi kita, apakah itu pekerjaan, harta benda, dsbnya, bahkan plynan kita sekalipun bs menjd berhala bagi kita. Tuhan ‘cemburu’ dg semua itu. Jgn kompromi

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.