Bahaya Kemunafikan

DI 26032016

Matius 24:51
dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”

Tentu kita semua mengerti apa itu kemunafikan, dan ayat ini menulis bahwa akhir dari kemunafikan adalah penderitaan kekal.

Kalau kita mengaku Kristen, tp perbuatan dan sikap kita tdk sesuai dg ajaran Tuhan Yesus, maka itulah kemunafikan. Dan bnyk org yg tdk menyadarinya. Bkn dlm hal tertentu saja, dlm segala hal kita tdk boleh menjd org munafik. Bilang ke org lain jangan berbuat tp diri kita sndri malah melakukannya.

Di gereja bilang Yesus Kaulah segalanya, di luar gereja hartalah yg menjd segalanya. Di gereja terlihat ramah, di rmh sndri jd ‘pendekar’, melakukan KDRT dlm rumah tangga. Di depan orgnya berkata manis, di belakang malah kasak kusuk dan menyebar cerita fitnah. Masih bnyk lg yg ada dlm realita hidup ini, semoga kita bkn termasuk salah satu bagian di dlmnya.

Apa penyebab seseorg menjd pribadi yg munafik? Bnyk penyebabnya namun salah satunya adalah krna seseorg itu ‘cari aman’. Kalau tdk melakukan sesuatu maka ada akibatnya. Contohnya, sdh tahu bhw bohong itu dosa, tdk boleh, tapi krna terdesak oleh sesuatu akhirnya berbohong jg, lebih parah lagi malah menyuruh org lain berbohong spya kita ada dlm posisi ‘aman’. Dikejar penagih hutang kartu kredit, minta org lain blg bahwa kita tdk ada di rumah, pdhal sembunyi di kamar.

Tdk mudah utk trs menjd pribadi yg tdk munafik, setiap kita sdg berjuang menghadapinya. Yg paling penting adalah miliki pertobatan dlm diri kita. Awal pertobatan adalah kesadaran akan dosa, disusul dg penyesalan dan tekad kuat utk tdk diperhamba dosa. Seseorg yg munafik kemudian bertobat, dia akan mulai berjuang melawan kemunafikan yg ada dlm dirinya. Tdk selalu setelah bertobat otomatis tdk munafik lagi seumur hidup. Semua org berjuang melawan kedagingannya masing-masing. Jgn menghakimi org yg blm menang melawan kemunafikannya

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.