Pentingnya Makan Malam Bersama

DI 18042016

Wahyu 3:20 NKJV
Behold, I stand at the door and knock. If anyone hears My voice and opens the door, I will come in to him and dine with him, and he with Me.

Lihatlah, Aku berdiri di depan pintu dan mengetuk. Jika ada yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan masuk menemui dia dan makan malam bersamanya, dan dia bersama Aku.

Mungkin ini yg sering luput dlm kita belajar Alkitab ttg ayat ini, mengapa Yesus menyinggung tentang ‘makan malam’ di ayat ini? Pasti ada tujuannya.

Momen makan malam sangatlah penting apalg bagi kita yg hidup di zaman ini, mgkin sdh sangat berkurang jumlahnya keluarga-keluarga yg makan malam bersama seluruh anggota keluarganya. Para orgtua yg sibuk bekerja, pulang mendapati jalanan macet, atau pulang ke rumah yg jaraknya lumayan jauh, tiba di rumah sdh larut malam. Anak-anak yg bersekolah dan ikut les ini dan itu, kembali ke rumah jg sdh malam. Makin dewasa anak, makin bnyk aktivitas di luar. Moment makan malam bersama menjd sebuah monent langka dan ‘mahal’.

Makan malam bersama ini menjd moment memenuhi kebutuhan jiwa setiap anggota keluarga. Tentu sulit jika sdg bermusuhan utk mau makan di meja yg sama, artinya ada damai sejahtera jika bs mkn malam di meja yg sama. Sambil makan, anak bs bercerita ttg apa saja yg dialami sepanjang hr itu. Orgtua bs memberi pujian atau nasehat pd anak-anak saat di meja makan. Jiwa merasa dikasihi dan nyaman krna memiliki org-org yg mau mendengar apa yg dialami hari itu, bisa curhat membuat hati lega.

Apapun hidangan mkn malam yg tersedia, apakah itu yg sederhana hingga yg mahal harganya, apalg mknan kesukaan yg dihidangkan, tentu mengingatkan kita utk selalu mengucap syukur bs menikmati mknan setiap hari. Masih bnyk org-org yg sulit utk makan hari-hari ini. Kalau kita hidup dipelihara Tuhan, jgn lupa utk selalu mengucap syukur, dan berbagilah berkat dg mereka yg membutuhkan. Makanlah secukupnya dan yg bergizi

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.