Jangan Menolak

DI 20052016

1 Samuel 22:2 ILT
Dan setiap orang yang dalam kesusahan, dan setiap orang yang mempunyai utang, dan setiap orang yang pahit hati, berkumpul kepadanya. Dan dia menjadi pemimpin atas mereka. Dan kira-kira empat ratus orang ada bersama dia.

Di saat kita sdg dlm kesulitan, tentunya kita berharap bertemu dg org yg bisa menolong dan memberi solusi, namun bgmna jika yg dtg adalah org-org yg bermasalah juga: punya hutang, dlm kesusahan dan tdk puas dg keadaan, bkn satu atau dua org, tp 400 org?

Daud dikenal di seluruh Israel bahkan di bangsa-bangsa lain, krna telah berhasil mengalahkan Goliat dan menang dlm bbrpa pertempuran di medan perang. Ketika dia ada di gua Adulam, keluarganya dtg menemuinya ditambah 400 org yg ‘bermasalah’. Reaksi Daud sungguh di luar dugaan, dia mau menerima bahkan menjd pemimpin atas mereka.

Lagi stress, tiba-tiba teman kita menelepon dan bercerita bhw dia sdg ‘galau’ dan minta bantuan kita, apakah kita tetap melayani curhatan mrka bahkan memberi bantuan semampu kita, atau kita secara halus bahkan terang-terangan menolak niat mrka? Contohlah Daud, dia tdk menolak kedatangan 400 org yg bermasalah.

Cara Tuhan menolong kesulitan kita seringkali dg mendtgkan org yg jg bermasalah utk kita tolong. Kalau ingin ditolong maka hrs menolong dulu, tabur pertolongan maka akan menuai pertolongan jg. Kita berharap lgsg dtg pertolongan, tdk selalu bgtu yg terjd, malah org-org yg stress muncul di sekeliling kita. Hidup dlm Tuhan itu semua sdh Tuhan atur, mgkin bagi kita itu sebuah kebetulan, bagi Tuhan itu skenario-Nya. Menjd berkat bkn selalu pd saat bahagia dan berlebih, saat kita jg dlm masalah bahkan tdk berlebih, kita tetap bs menjd berkat. Tergantung bgmna kita bereaksi terhadap apa yg sdg terjd. Respon yg salah akan menghasilkan situasi yg berbeda, mgkin justru situasi jd bertambah buruk. Jgn cepat bereaksi saat kita tdk bs menguasai emosi secara sempurna, mgkin skrg kita blm mengerti tp nanti mengerti

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.