DI 28052016
Ayub 1:10-11
Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu.”
Dalam dunia roh setiap orang percaya, ada pagar Tuhan yg diberikan utk melindungi baik si org itu maupun semua kepunyaannya. Iblis pun tahu hal ini dan spt ayat yg kita baca, iblis tdk bs menyentuh Ayub, kecuali Tuhan yg mengangkat pagar itu.
Perlindungan ‘super’ aman ini justru seringkali tdk disadari oleh para anak Tuhan. Kalau lewat tempat seram masih takut, pdhal sedekat apapun jarak setan di dekat kita, tetap mrka tdk bs menyentuh kita. Sebenarnya setiap kita diberi ‘bodyguard’ khusus yaitu malailat yg diutus Tuhan utk melayani kita.
Mengapa org yg hidup benar di hadapan Tuhan itu ‘kebal’ dr santet, hipnotis, dsbnya? Krna pagar Tuhan itulah yg melindungi. Jgn pernah kita utk keluar dr batas pagar Tuhan, begitu kita ada di luar, kita tdk terlindungi lagi. Si iblis terus menerus menggoda kita utk berjalan keluar dr batas pagar Tuhan spya dia bs ‘menyentuh’ kita. Rasa penasaran ttg dunia gaib, ingin cepat menjd kaya, terkenal, dikagumi org, bs menjd penyebab seseorg pd akhirnya tergoda utk berhubungan dg kuasa gelap. Godaan iblis seringkali sangat ‘halus’ bahkan hampir-hampir kita berpikir bhw itu sebuah hal yg benar, kalau iman kita tdk berdasar pd kebenaran Firman Tuhan, maka kita termakan oleh tipu daya iblis.
Inilah perlunya kita hidup berkenan di hadapan Tuhan, kita perlu perlindungan dr yg jahat. Hidup dlm kekudusan itu manfaatnya besar sekali dan banyak, jd bkn sesuatu yg sia-sia tanpa ada gunanya. Hidup benar memang kelihatannya spt ‘terpenjara’, namun sesungguhnya kitalah yg terlindungi oleh pagar Tuhan. Org yg bebas melakukan apa saja semaunya justru tdk terlindungi sama sekali