DI 30052016
Yosua 14:10-11
… Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini;
pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.
Kaleb mampu menjaga stamina tubuhnya dg baik bahkan di usia 85 tahun sama spt saat dia berumur 40 tahun ketika dia menjalani tugas pengintaian oleh Musa. Kualitas stamina tubuh yg tentunya tdk semua org sanggup utk melakukannya.
Contoh lainnya dlm hal kualitas masakan yg dijual oleh sebuah restoran, ‘beda tangan’ bisa beda rasa. Restoran yg punya cabang di banyak tempat belum tentu sama nikmatnya, bahkan ketika yg memasak berganti org, kualitas nikmatnya makanan bs berbeda jauh. Tdk mudah mempertahankan sebuah kualitas yg telah dimiliki sblumnya.
Pernahkah kita renungkan bhw dlm diri setiap kita ada hal-hal berkualitas yg Tuhan sukai? Ada org yg Tuhan suka krna dia punya kualitas iman yg teguh, atau punya kualitas berdoa yg menyentuh hati Tuhan, atau punya kualitas bermain musik yg ‘membawa’ hadirat Tuhan nyata, atau kualitas dlm hal berbisnis, mempraktekkan aturan firman Tuhan tanpa kompromi, dsbnya. Masihkah kualitas yg sama Dia temukan itu tetap kita miliki sampai hari ini? Jika kualitasnya meningkat, tentu Tuhan menyukainya, lalu bgmna jika kualitasnya menurun?
Dulu punya jam doa teratur, sekarang ‘bolong-bolong’, dulu jujur, skrg mulai berbohong, dulu sering bersaksi ttg Tuhan, skrg hampir tdk pernah, dulu bekerja dg tekun, skrg sedikit malas, membuat pimpinan tempat kita bekerja jd kecewa, dsbnya. Tanpa kita sadari, ada penurunan kualitas yg terjd perlahan-lahan, disebabkan krna kita merasa sdh cukup baik, merasa sia-sia menjd org baik, tdk tahan godaan, terlena oleh hobby yg kita sukai, sibuk oleh bnyk aktivitas, kecewa pd Tuhan, dsbnya. Tuhan ‘kehilangan’ apa yg Dia sukai dlm diri kita.
Kembalilah pd ‘kasih pertama’ kita dg Tuhan