Menolak Keselamatan 

DI 30062016 
2 Tesalonika 2:10 KJV 

And with all deceivableness of unrighteousness in them that perish; because they received not the love of the truth, that they might be saved. 

  • Dan dengan seluruh ketipu dayaan dari ketidak benaran di dalam mereka yang binasa; karena mereka tidak menerima kasih kebenaran, yang memungkinkan mereka diselamatkan. 

Apakah benar sebuah paham yg berisi ttg ada org-org yg telah ditentukan Tuhan sejak dr semula utk diselamatkan atau binasa, masuk surga atau tdk telah ditentukan Tuhan bahkan sblm org itu lahir di dunia ini? 
Tentu memang benar bhw ada org yg masuk ke surga, ada jg yg ternyata tdk masuk surga. Tapi tentu ada alasan mengapa Tuhan menolak seseorg utk tinggal bersama Dia dlm kekekalan di surga. Jd bkn spt sudah ‘ditakdirkan’ spt yg bnyk org pahami. Realita hidup jelas membuktikan bnyk org yg hidupnya jahat, diperhamba dosa, kejam, menurut pandangan manusia tdk bs berubah menjd org baik, ternyata akhirnya mrka bs bertobat dan beriman teguh sampai akhir hidup mrka. Pertanyaan yg sulit dijawab adalah : bgmna dg org yg tdk menerima berita Injil keselamatan, tp mrka hidup sbg org yg baik, bkn penjahat, tdk merugikan org lain, suka berbuat amal, dsbnya, apakah mrka bisa masuk surga? 
Pandangan bbrpa golongan berkata perbanyaklah perbuatan baik drpd perbuatan dosa shga nanti ketika ‘ditimbang’, perbuatan baiknya lebih ‘berat’ shga bs masuk surga. Masuk surga krna ‘ditimbang’. Tp ayat di atas ternyata menuliskan salah satu sebab knp seseorg itu akhirnya binasa, krna menolak ‘kasih kebenaran’ yg Tuhan sediakan utk semua org. Kebenaran yg utuh hanya ada dlm diri Tuhan Yesus Kristus, kebenaran ini sifatnya ‘mengasihi’ artinya menginginkan semua org diselamatkan dan tdk binasa. Minimal dlm hidup tiap org, dia pernah menerima tawaran Tuhan utk bertobat, apakah melalui penginjilan atau suara hati nuraninya. Jika diterima, dia bisa diselamatkan, jika ditolak, dia akan binasa. 
Bertobatlah 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.