Antara Cinta dan Cinta Tuhan 

DI 04082016 
1 Raja-Raja 11:2 KJV 

Of the nations concerning which the LORD said unto the children of Israel, Ye shall not go in to them, neither shall they come in unto you: for surely they will turn away your heart after their gods: Solomon clave unto these in love. 

  • Dari bangsa-bangsa berkenaan dengan yang Tuhan katakan pada anak-anak Israel: “Kalian jangan masuk pada mereka, juga jangan mereka masuk ke kalian: sesungguhnya mereka akan membelokkan hatimu di hadapan tuhan-tuhan mereka: Salomo melekat pada mereka dalam cinta. 

Di Indonesia khususnya, bnyk ditemui dlm sebuah keluarga terdiri dr beragam penganut agama, 2 hingga 3 macam agama ada di dlmnya. 
Tentu kalau bcra hak asasi, setiap org berhak menganut agama yg dia yakini, dan itu dijamin oleh negara. Namun dilihat dr sudut pandang Tuhan, ada perbedaan yg kita temukan. 
Kita yg pernah membaca sejarah hidup bangsa Israel, tentu paham betul mengapa Tuhan sangat menjaga kemurnian bangsa Israel, baik scra keturunan scra fisik maupun dlm hal takut akan Tuhan. Dlm ayat ini kita temukan bhw Tuhan melarang ‘pernikahan campur’ dg org-org dr bangsa lain. Ada bahaya tersembunyi dr sebuah pernikahan campuran, bkn soal campuran antar suku, tp yg dimaksud adalah pernikahan campur dg yg tdk percaya pd Tuhan krna mrka menyembah tuhan mereka sndri. Jelas bhw selain Tuhan, tuhan yg lain adalah berhala, tdk boleh disembah. 
Raja Salomo sangat berhikmat namun punya sebuah kelemahan yaitu mudah jatuh cinta. Punya 700 isteri yg berasal dr putri-putri raja dan 300 gundik, para istri inilah yg membuat hati Salomo berpaling pd berhala. Semua krna cintanya Salomo. 
Satu sisi budaya pd wkt itu membolehkan seorg raja beristri banyak, di poin ini Salomo tdk salah, tp dr sisi ternyata para istrinya bnyk berasal dr bangsa lain yg menyembah berhala, di poin inilah Salomo melanggar perintah Tuhan. Kelihatannya benar, tp ternyata salah. Boleh mencintai tp jgn mencintai org yg ‘salah’ 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.