DI 16092016
Lukas 16:14 NKJV
Now the Pharisees, who were lovers of money, also heard all these things, and they derided Him.
- Kini, golongan Farisi, orang-orang yang adalah pecinta uang, juga mendengarkan semua hal ini, dan mereka mencemooh Dia.
Golongan Farisi adalah suatu golongan dari para rabi (guru) dan ahli Taurat yang sangat berpengaruh. Mereka berpegang pada Taurat Musa dan pada “adat istiadat nenek moyang” ( Matius 15:2). Seluruh hukum dan peraturan mereka taati secara mutlak. Tapi dlm ayat ini, mrka dicatat sbg pecinta uang, dlm terjemahan lain jg dikatakan mrka itu tamak.
Kita butuh uang dlm hidup ini, tp tdk boleh menjd pecinta uang, semua hal diukur dg uang. Org kaya dianggap diberkati Tuhan krna uangnya bnyk, yg miskin dianggap hidup dlm kutuk krna tdk pny uang. Paling parah adalah jika Tuhan tdk sanggup membuatnya kaya, Dia bukan Tuhan, ini cara berpikir para pecinta uang.
Rohani tp duniawi, itulah kemunafikan, org Farisi ahli dlm hukum-hukum Taurat, menpraktekkannya sesuai yg tertulis, taat jg pd adat istiadat, seharusnya mrka hidup scra rohani, tp mengapa justru mrka hidup scra duniawi? Salah satu penyebabnya adalah krna mrka hanya butuh pengakuan dan penghormatan dr manusia, bkn dr Tuhan. Mrka lakukan hukum Taurat bkn krna mengasihi Tuhan, tp krna ingin terlihat religius, dihormati org bnyk dan mendpt keuntungan dr ‘pelayanan’ mrka.
Jika ada ‘hamba Tuhan’ yg melayani, apakah para pengkhotbah, WL, pemusik, dsbnya, melayani krna ingin mendpt imbalan ‘persembahan kasih’ dr plynannya, bkn krna pengabdian pd Tuhan, tentu ini sama saja dg golongan Farisi pd zaman dulu. Kalau level jemaat bgmna?
Apa alasan kita membaca Alkitab, berdoa, beribadah di gereja, ikut dlm plynan, berbuat baik? Jika krna ingin terlihat religius, dipuji org lain, spya tdk dimarahi keluarga dan pemimpin rohani, apa bedanya dg org Farisi? Kita melakukannya bkn utk Tuhan, tp utk manusia.
Hiduplah scra rohani tanpa kemunafikan