DI 16112016
Kejadian 11:7-8
Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.”
- Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
Org sering menganggap remeh ttg komunikasi, mrka pikir asal sdh bisa bcra menggunakan bahasa sejak kecil itu sdh cukup. Namun justru masalah timbul seringkali berawal dr komunikasi yg tdk tepat.
Selain wajib menguasai bahasa, kita jg perlu utk menguasai ‘cara atau kemampuan’ berbicara. Dlm bhsa Inggris disebut ‘language and speech’. Penggunaan kata yg salah, nada bicara yg tdk tepat, bs membuat apa yg ingin disampaikan menjd disalah mengerti oleh lawan bcra.
Tuhan menggunakan cara ‘membuat bingung’ seluruh penduduk bumi yg saat itu seluruhnya menggunakan 1 bahasa yg sama, bahasanya dibingungkan shga mrka saling tdk mengerti apa yg dibicarakan, akibatnya pembangunan kota itu terhenti. Bkn dg menurunkan bencana alam, tp dg membingungkan bahasa mrka.
Penggunaan media sosial sangat berpengaruh terhadap situasi yg sedang terjd. Berita ‘hoax’ atau berita bohong/palsu ketika disebarluaskan di media sosial bs menimbulkan keresahan dan ketakutan, menulis sesuatu yg ‘menyerang’ pihak lain bs mengakibatkan ‘perang’ kata-kata, shga tak heran di medsos kita temui tulisan yg menghujat dan menghina. Provokasi bs timbul hanya dr sebuah tulisan dr sebuah akun medsos, inilah gambaran bhw bahasa dan cara bcra bs berdampak luar biasa.
Membangun hubungan baik perlu memperhatikan cara berkomunikasi yg tepat. Salah satu tanda kita menghormati org lain adalah dr bgmna cara kita membangun komunikasi dg mrka. Jadilah pendengar yg baik dan jg berbicara dg cara yg benar, menyenangkan dan meneduhkan suasana, bcra dg jelas shga org lain mudah utk mengerti isi pembicaraan kita, gunakan kata yg tdk bermakna ganda yg bs ditafsir berbeda-beda.
Jadilah lawan bicara yg menyenangkan dan sepadan