Tuhan Perhatikan

DI 18112016 
Keluaran 1:21 NKJV 

And so it was, because the midwives feared God, that He provided households for them. 

  • Dan demikianlah, karena bidan-bidan itu takut akan Tuhan, maka Dia menyediakan rumah tangga bagi mereka. 

2 org bidan berani melanggar aturan raja Mesir utk membunuh semua bayi laki-laki yg dilahirkan para perempuan Ibrani (keturunan Israel), sekalipun mrka pasti terancam hukuman, tp mrka memilih utk takut akan Tuhan drpd menuruti perintah raja. Perlu keberanian yg tinggi. 
Bgmna dg kita? Kita yg setiap minggu rajin beribadah dan melayani, yg setiap hari punya waktu ‘saat teduh’ dg Tuhan, ketika diperhadapkan pd situasi di mana hrs memilih: melakukan perintah pemimpin yg jelas perintah itu tdk baik atau krna takut akan Tuhan maka berani bertindak tetap melakukan yg sesuai dg Firman Tuhan, mana yg merupakan sikap kita? 
Sebagian memilih melakukan yg salah dan kemudian minta pengampunan pd Tuhan, apakah ini sikap seorg yg takut akan Tuhan? 
Kita pasti pernah tdk taat pd Tuhan, apa yg kita rasakan? Kalau masih merasakan rasa bersalah dan ingin bertobat, itu masih ada kesempatan kita utk kembali berkomitmen setia melakukan Firman Tuhan. Tapi kalau rasa menyesal itu tdk diresponi dg pertobatan, lama kelamaan rasa menyesal itu hilang, berbuat salah menjd sesuatu yg dimaklumi dan dibiarkan trs menerus terjd. 
Setiap ketaatan pd Tuhan itu sesuatu yg membuat Tuhan senang, spt dlm kisah ayat ini, 2 bidan yg ‘jomblo’ ini kemudian Tuhan berikan jodoh masing-masing. Renungkan, kita ingin menyenangkan hati Tuhan atau sesama kita? Jwbannya ada pd diri kita sndri dan akan terlihat saat kita hrs memilih taat pd Tuhan atau taat pd manusia. Mgkin org lain tdk tahu, tp Tuhan tahu, Dia membalas kita sesuai dg perbuatan kita, krna itu pertimbangkanlah dg matang saat hendak berbuat sesuatu, apakah Tuhan senang atau tdk? Apalg jika menyangkut org-org yg dikasihi Tuhan, org yg berkenan pd Tuhan, jgn sembarangan bertindak 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.