Hidup Berbuah

DI 07012017 
Titus 3:14 KJV 

And let our’s also learn to maintain good works for necessary uses, that they be not unfruitful. 

  • Dan biarlah orang-orang kita juga belajar untuk mengurus pekerjaan-pekerjaan baik untuk penggunaan yang penting, supaya mereka tidak menjadi tidak berbuah. 

Banyak org Kristen salah memahami ttg arti ‘berbuah’ dlm ke-Kristenan, ada yg mengartikan hrs punya karunia khusus shga dianggap ‘rohani’ dan ‘sakti’ sbg bukti hidup intim dg Tuhan, ada jg yg mengartikan dg rajin menginjil cari jiwa, namun dlm ayat ini kita dpti pemahaman yg berbeda. 
Bgmna hidup yg ‘berbuah’ itu terjd dlm hidup kita? Ayat ini mengajar spya kita mengurusi pekerjaan-pekerjaan yg baik utk keperluan yg penting. Keperluan yg penting itu apa? 
Hal yg penting dlm hidup manusia berarti berkaitan dg roh, jiwa dan tubuh. Roh kita membutuhkan hubungan yg baik dg Tuhan. Jiwa kita membutuhkan ketenangan dan kebahagiaan. Tubuh kita membutuhkan kesehatan. Dari sini kita mulai mengerti apa yg hrs kita urus supaya hidup kita berbuah. 
Tubuh yg tdk sehat membuat kita susah beraktivitas, jiwa yg tdk sehat membuat kita hidup dlm depresi, stress dan tekanan mental shga membuat kita sulit berinteraksi dg sesama, roh yg tdk punya hubungan baik dg Tuhan, membuat kita hidup dlm kesombongan, kehancuran dan keterpurukan. Salah satu dr 3 unsur ini terganggu, maka hidup kita tdk bs maksimal dan berbuah. 
Jadi kita hrs belajar untuk mengurus kesehatan tubuh kita, ketenangan dan kebahagiaan jiwa kita serta roh kita memiliki hubungan yg baik dg Tuhan. Berolahraga dan pola hidup yg sehat ini salah satunya, bgmna tdk hidup dlm stress, mengendalikan emosi dan pola pikir yg sehat, jg menjd hal yg perlu diurus. Kita jg hrs mengurus ibadah, doa dan disiplin rohani kita dg Tuhan. Semua ini hrs diurus dg baik shga hidup kita akan berbuah. Buahnya adalah hidup kita menjd berkat bagi sesama, bs menshare pengalaman pribadi bersama Tuhan, saling menguatkan, dsbnya 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.