Ketakutan Iblis

DI 10012017 
Yakobus 4:7 NKJV 

Therefore submit to God. Resist the devil and he will flee from you. 

  • Karena itu tunduklah pada Tuhan. Lawanlah iblis dan dia akan melarikan diri darimu. 

Melarikan diri itu sebuah bukti dikuasai rasa takut, takut bertemu ya menghindar, dikejar ya lari jauh-jauh. Ternyata iblis bisa takut dg manusia, krna apa? 
Ternyata iblis takut pd org yg memiliki 2 ciri ini: tunduk pada Tuhan dan melawannya. Lalu bgmna dg gambaran iblis yg ganas, suka menyiksa dan bahkan ingin membinasakan kita? 
Kita hrs tahu bhw iblis itu hebat tp tdk sempurna, artinya punya kelemahan. Di mana titik lemahnya iblis? Ini yg perlu kita ketahui. Kalau kita tdk mengetahui kelemahannya, dia tdk mgkin takut terhadap kita. 
Perhatikan kesamaan antara kisah iblis mencobai manusia (Adam dan Hawa) dg kisah iblis mencobai Yesus. Tdk ada adegan santet menyantet, adu tenaga dlm, tdk jg terjd peperangan rohani yg supranatural, tdk ada gempa bumi atau kilat menyambar, yg ada adalah iblis memanipulasi firman Tuhan utk menundukan Adam, Hawa serta Yesus. Jd senjata iblis itu adalah penyalah gunaan Firman Tuhan utk memuaskan diri sndri. 
Larangan ttg mkn buah pengetahuan baik dan jahat dijadikan iblis senjata utk menipu Hawa dan Adam. Yesus yg adalah Firman itu sndri dibujuk utk menggunakan kuasa Firman mengubah batu menjd roti spya laparnya Yesus hilang stlah berpuasa. 
Kelemahan iblis adalah tdk kuasa melawan kuasa Firman Tuhan. Ketika dulu sbg salah satu pemimpin malaikat, oleh Firman Tuhan, iblis dicampakkan keluar dr surga saat melawan Tuhan. Dan kita lihat hingga kini iblis tak pernah bs ada di surga lg. Begitu Firman Tuhan difirmankan, iblis tak kuasa melawannya. 
Tunduk pd Tuhan berarti hidup sesuai Firman Tuhan. Ada Firman Tuhan dlm diri kita, itulah yg membuat iblis takut. Firman Tuhan yg diperkatakan lewat lidah kita atas inisiatif Tuhan, pny kuasa dan ketetapan. Adam dan Hawa berdosa krna ‘setuju’ dg perkataan iblis 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.