Manfaat Kebenaran 

DI 23012017 
Amsal 11:4 NKJV 

Riches do not profit in the day of wrath, But righteousness delivers from death. 

  • Kekayaan tidak bermanfaat di hari kemurkaan, tapi kebenaran membebaskan dari maut. 

Apa itu hari kemurkaan? Siapa yang murka? Kalau manusia yg murka, masih bs dipengaruhi dg memberi uang, tp ketika Tuhan yg murka, uang tak berguna sama sekali krna Tuhan tdk butuh harta manusia. 
Dlm kitab Wahyu ada disebutkan ttg cawan murka Tuhan, dan kita yg hidup dlm akhir zaman hrs menyadari ini: harta tdk bermanfaat di saat cawan murka Tuhan ditumpahkan ke atas bumi (Wahyu 16:1). Dlm ayat ini disebutkan bhw yg membuat kita bebas dr hari kemurkaan Tuhan adalah kebenaran, yaitu Firman Tuhan. 
Bbrpa gereja mulai mempraktekkan gerakan membaca Alkitab setiap hari, tentu ini hal yg perlu mendpt respon positif dr jemaat Tuhan. Sesuai ayat yg kita baca, kebenaran Firman Tuhanlah yg membebaskan kita dr maut pd hari kemurkaan, langkah awal hidup benar adalah dg membaca dan mempraktekkan Firman Tuhan (Alkitab) dlm hidup keseharian. Bgmna bs mempraktekkan kebenaran kalau tdk mengetahui apa yg benar, bgmna bs tahu kebenaran kalau tdk membacanya? Bgmna mau membaca Alkitab kalau kita tdk menyadari dampak apa yg kita peroleh ketika mulai membaca dan mempraktekkannya? Jadi semua bergantung pd kita sndri. 
Harta bkn yg paling utama bagi kita yg hidup di akhir zaman ini, tetap peranan harta itu sangat penting, namun jgn sampai harta membuat mata kita ‘buta’ dan ‘tuli’ terhadap kebenaran yaitu Firman Tuhan. Pd hari murka Tuhan, apakah kita ingin mengalaminya atau ingin diselamatkan? Persiapkanlah mulai dr skrg, biarlah bkn hanya harta yg kita ingin dan perlukan, tp mulai belajar mencintai kebenaran Tuhan. Atur waktu utk membaca Alkitab, terapkan dlm keseharian kita walaupun berlawanan dg logika dan blm kita mengerti. 
Mulailah peduli dg keadaan kerohanian kita, apakah sdg bertumbuh, sehat dan terhubung dg Tuhan? 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.