Oleh Karena Tuhan 

DI 25012017 
Amsal 18:29 KJV 

For by thee I have run through a troop; and by my God have I leaped over a wall. 

  • Karena oleh-Mu aku telah berlari menembus gerombolan; dan oleh Tuhanku aku telah melompati tembok. 

Dlm sebuah peperangan diperlukan bnyk strategi utk bs masuk ke wilayah jantung musuh dan mengalahkannya. Menerobos pasukan dan melompati tembok pertahanan musuh adalah bagian dr langkah utk menang. Tembok pertahanan yg bs dimasuki pertanda bhw kekalahan telah di dpn mata. 
Mazmur ini ditulis saat Daud berhasil mengalahkan musuh-musuhnya, walaupun scra militer, strategi yg tepatlah yg membuat mrka berhasil, namun di balik itu ada Daud yg selalu bertanya pd Tuhan apa yg hrs dilakukan ketika menghadapi musuh yg berbeda di setiap peperangan. Bertanya pd Tuhan, ini yg membuat Daud menang. 
Org Kristen zaman ini menghadapi tantangan yg besar dlm hal keimanannya. Bkn ttg gesekan dg agama lain, tp ‘pertempuran’ dlm pikiran. 
Tdk bs dipungkiri zaman ini ada bnyk paham yg berlaku dlm kehidupan seseorg, misalnya: budaya, adat istiadat, filsafat dunia, pengajaran para motivator, hingga tawaran dr kuasa gelap. Daud jg manusia, dia memiliki pengetahuan ttg strategi perang, anak buahnya jg luar biasa, tp dia tetap menempatkan Tuhan di atas segalanya. Bgmna dg kita? Mgkin bagi org Tionghoa, Batak, dan suku lainnya, ada budaya dan adat istiadat yg tdk sesuai dg kebenaran Firman Tuhan, pilih tunduk pd Tuhan atau budaya? Bnyk ditemui org lebih memilih tunduk pd adat istiadat drpd kebenaran Firman Tuhan. Sedikit bnyk adat dan budaya dipengaruhi ajaran agama, tp tetap Firman Tuhan di atas segalanya. 
Tentu tdk semuanya bertentangan dg kebenaran Tuhan, selama tdk bertentangan tentu saja boleh dilakukan krna kita hidup bermasyarakat dan berkeluarga, tp jgn toleran dg hal-hal yg jelas tdk boleh dilakukan demi menyenangkan manusia. Ingat bhw ada upah utk setiap perbuatan kita, apakah itu hal yg baik atau tdk baik 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.