Dihakimi Supaya Belajar

DI 28022017 
Yesaya 26:9 

  • Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar. 

Dihukum tentu tdk enak dan mgkin membuat kita malu, di sisi lain sbnarnya kita sdg diajar sesuatu. 
Pembelajaran yg benar tdk mengajarkan melakukan sesuatu agar tdk dihukum, tp melakukan sesuatu krna sadar dan mengerti akibat dan hasil yg diperoleh dr apa yg kita lakukan. Hal yg penting bknlah jika melanggar maka dihukum, tp jika tdk dilakukan maka akan timbul masalah, terjadi kekacauan hingga kegagalan. 
Apa yg bs kita pelajari saat kita dihukum Tuhan? 
Kita bs mengevaluasi apa yg telah kita kerjakan, di mana letak salahnya. Atau kita tdk taat, hanya melakukan sebagian tdk seluruhnya, melakukan tdk spt cara yg Tuhan mau. 
Selanjutnya kita bs mengoreksi diri sndri dg mendalam. Apakah respon kita salah, apakah iman kita ‘lumpuh’, apakah kita tdk lg mengasihi Tuhan dg segenap hati, dsbnya. Belajar utk memperbaiki kelemahan dan kesalahan kita, spya tdk terulang di waktu ke depan. 
Hukuman dr Tuhan mendatangkan kebaikan bagi anak-anak-Nya. Pendisiplinan melatih penguatan karakter, penderitaan melatih kesabaran dan iman kita, berdiam diri membuat kita lebih punya bnyk wkt utk mengenali diri kita secara utuh. Merenungkan bnyk hal ttg Tuhan dan firman-Nya. Semuanya utk menyadarkan kita bhw Tuhan selalu mengawasi kita dan memperhatikan semua yg kita perbuat. Dia ingin masa dpn kita dlm keadaan yg baik, penuh damai sejahtera dan diberkati. 
Patuhilah semua perintah Tuhan, semuanya berguna utk hidup kita, apa yg Dia larang justru utk menjaga hidup kita dlm keadaan baik. Apa yg Dia haruskan kita perbuat selalu dampaknya baik utk kita. Walau mgkin ada yg sulit dan blm kita mengerti, tetap taat dan lakukan sesuai dg yg Dia inginkan, bkn krna kita takut dihukum, tp krna kita mengasihi Dia 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.