Jangan Sampai Dihapus

DI 21032017 
Keluaran 32:33 

  • Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: “Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku. 

Ada bbrpa kitab Tuhan yg disebutkan dlm Alkitab, tapi ada 1 kitab yg sangat besar pengaruhnya bagi hidup kekal kita yaitu kitab kehidupan. 
Kalau sesuatu dibukukan utk laporan/dokumentasi maka tdk perlu adanya penghapusan bila sdh dicatat sesuai dg kebenarannya. Namun sesuatu yg bisa tetap tercatat atau terhapus, ini bkn dokumentasi semata krna mengikuti batas wkt tertentu hingga adanya kepastian antara tetap tercatat atau malah terhapus. 
Persamaan kitab ini dg kitab kehidupan dlm kitab Wahyu adalah adanya kemungkinan penghapusan nama, jd apakah ini kitab yg sama atau berbeda? Pendpt saya pribadi adalah kemungkinan besar ini kitab yg sama yaitu kitab kehidupan. Tentu ada dampak dr penghapusan sebuah nama dr kitab ini bagi hidup org yg memiliki nama itu, namun Musa berani mengambil resiko utk bangsa Israel dg meminta spya dosa mrka diampuni dan menghubungkannya dg namanya di kitab Tuhan. 
Sebab sebuah nama bs dihapus dr kitab kehidupan adalah krna kita berdosa pd Tuhan, bkn dosa terhadap sesama manusia. Ini tentu berkaitan dg cara hidup kita pd Tuhan, krna hanya org benar yg namanya tercatat dlm kitab Tuhan : 
Mazmur 69:28 

Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar! 
Jd tentu ini berhubungan dg kerohanian serta bgmna kita menjalani hidup kita, sesuai dg Firman Tuhan atau tdk. Tdk ada hubungannya dg kebaikan terhadap sesama, krna kita diselamatkan bkn krna perbuatan baik yg kita perbuat. Ini penting utk kita pahami krna jika tdk maka kita akan menyamakan keselamatan dlm Tuhan spt keselamatan mnrut agama lain. 
Apakah ibadah kita sdh benar? Apakah iman kita bkn sekedar pengakuan dan sdh disertai perbuatan? Apakah kita org yg tdk tegar tengkuk? Coba koreksi diri kita dan bertobat 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.