Menjauhi Murka-Nya 

DI 26042017 
Mazmur 78:38 

  • Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya. 

Hal yg sering kita pelajari adalah ttg pengampunan Tuhan, namun kita jarang menyadari bhw Tuhan kita bkn saja mengampuni tp jg Dia meredam amarah-Nya dan menjauhkannya dr kita. 
Sbg manusia kita pasti pernah membuat orgtua kita marah, apalg membuat Tuhan marah, dlm kebodohan kita seringkali perbuatan kita salah dan menyakiti hati Tuhan. Biasanya krna kita kecewa pd Tuhan krna Dia tdk mengabulkan permintaan yg kita ajukan. Tanpa kita sadari kita menganggap Tuhan spt teman yg bs kita ‘atur’ semau kita, hingga pd akhirnya kita lupa bhw Dia itu Tuhan, kita yg hrs tunduk kepada-Nya. 
Kita tahu betapa sulitnya menahan amarah apalg kita ada di pihak yg benar, pihak yg dijahati, hak kita benar utk marah, org lainpun mgkin tak bs melarang kita, namun mengapa ada saatnya kita hrs berpikir spt Tuhan, kalau kita salah, Tuhan marah lalu amarahnya bs menghancurkan hidup kita, Dia menyayangi kita, belas kasihan-Nya mampu meredam amarah-Nya terhadap kita. 
Pikirkan dg tenang akibat dr kemarahan kita, ada waktunya kita luapkan, ada waktunya kita hrs menahan dan menggantinya dg belas kasihan. Marah tdk selalu menyelesaikan masalah, tp mendamaikan diri kita dg org yg bermasalah dg kita itu bs menjd solusi yg tepat. Berpikirlah jauh ke depan, bukan sekedar hari ini dan besok, dlm kemarahan mgkin saja kita mengeluarkan perkataan yg salah dan menyakitkan, ini justru bs menimbulkan masalah yg baru lg. Kita berhak marah tp jgn sampai dikuasai oleh kemarahan, sampai batas tertentu kita hrs mengendalikan diri. 
Berdoalah setiap hari, itu membuat diri kita menjd lebih tenang dan ingat akan ajaran Tuhan dlm hidup kita. Hanya dekat Tuhan jiwa kita mengalami ketenangan, dlm hadirat-Nya kita bertemu dg Tuhan dan dipulihkan. Menjauh dr Tuhan itu sebuah kerugian 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.