Kerasukan Roh Jahat

DI 09052017 
Matius 8:16 

  • Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit. 

Tercatat dlm Injil, Yesus bbrpa kali mengusir roh-roh jahat dr bnyk org, sesuatu yg jarang kita temui bahwa org dlm jumlah yg besar kerasukan roh jahat dlm Perjanjian Lama. 
Bgmna roh jahat bs merasuk ke dlm diri manusia? Biasanya disebabkan krna ada org yg berhubungan dg okultisme, ke dukun, menyembah berhala, berkomunikasi dg arwah org mati, hingga menyembah setan. Ketika roh seseorg melemah maka dg mudah iblis masuk dan mengendalikan diri org itu shga org itu bs kuat melebihi kekuatan normal, melakukan yg aneh-aneh hingga menyakiti diri sndri. 
Ketika seseorg mulai tdk lg melakukan disiplin rohani: ibadah, berdoa, membaca Firman Tuhan, dsbnya, maka dia tdk lg terhubung dg Tuhan, posisinya mulai menjauh dan biasanya kedagingannya mulai menonjol kembali. Di keadaan spt inilah org mulai tdk lg memperdulikan Tuhan, hidup mnrut apa yg dia anggap benar, dan sebagian lg mencari kekuatan tambahan pd roh-roh jahat. Ketika ada ikatan perjanjian dg iblis, hidup org itu ada dlm kuasa iblis. 
Roh jahat selalu mengambil lebih drpd yg dia beri, dia selalu meminta ‘tumbal’ dan merusak hidup org yg terlibat dlm okultisme. Perlu adanya pemutusan hubungan dg roh jahat dan kembali pd Tuhan disertai pertobatan. Hanya Tuhan Yesus yg sanggup melepaskan dan memulihkan krna Dia lebih berkuasa drpd apapun dan siapapun. Semua kuasa tunduk di bawah kuasa Tuhan Yesus, jgn pernah ragu utk meminta Tuhan babaskan dr cengkeraman roh jahat sekalipun roh jahat tdk menginginkannya. 
Jgn bermain-main dg okultisme, itu berbahaya sekali. Sekali mencoba akan menjd celah bagi roh jahat utk merusak hidup kita. Okultisme dikemas dlm bentuk yg modern zaman skrg, kalau tdk jeli maka itu dianggap permainan biasa, dianggap hal yg normal dilakukan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.