Tujuan Baik Tuhan 

DI 13062017 
Ulangan 8:16 NKJV 

who fed you in the wilderness with manna, which your fathers did not know, that He might humble you and that He might test you, to do you good in the end-– 

  • yang memberimu makan di padang gurun dengan manna, yang mana bapa leluhurmu tidak mengetahuinya, supaya Dia boleh merendahkan hatimu dan Dia boleh menguji kamu, melakukan yang baik padamu di akhirnya. 

Ikut Tuhan selalu berhubungan dg penderitaan. Istilah ‘bayar harga’ menjd sebuah hal yg melekat dlm pikiran kita. Dari ayat ini kita belajar bhw ada tujuan dr semua yg Tuhan lakukan terhadap umat-Nya. 
Ada 2 hal yg jadi fokus Tuhan dlm hidup kita yaitu bhw Dia ingin kita memiliki kerendahan hati dan Dia ingin kita hidup sbg org yg berkualitas. Hrs rendah hati spya tdk menyombongkan diri di hadapan Tuhan dan org lain. Hrs dites spya kualitas hidup kita terlihat jelas. 
Dlm penderitaan yg sering diistilahkan sbg ‘padang gurun’, memang tdk ada bnyk hal baik yg kita alami. Spt org Israel setiap hr hanya mkn ‘manna’, pasti bosan. Ada sebuah situasi kebosanan ketika kita mengalami penderitaan, tdk ada kelimpahan, pas-pasan, tdk bs negosiasi dg Tuhan, dsbnya. Spt org yg dipenjara, ruang gerak terbatas, jalan rasanya tiada berujung. 
Apa tujuan atau ‘goal’ yg ingin Tuhan capai dr semuanya ini? Ternyata utk memperlakukan kita dg baik, melakukan yg baik utk hidup kita, membuat kita bnyk menerima kebaikan Tuhan pd akhirnya. Kalau kita mengerti ttg ini, kita tdk akan menilai bhw Tuhan itu jahat, tdk sayang kita, dan kita bs menjalani proses ini dg kesabaran, krna kita tahu bhw hasilnya itu baik utk kita. Tuhan tdk mgkin jahat, krna tdk ada kejahatan di dlm diri-Nya, semuanya itu adalah didikan Tuhan yg adalah Bapa bagi kita yg adalah anak-anak-Nya. Semua anak pasti dididik orgtuanya, spya punya masa dpn yg baik dan terhindar dr semua yg buruk. 
Kalau kita sdg diproses dan diuji Tuhan, jgn mengeluh walaupun bosan dan menderita, semua ada akhirnya 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.