Merusak Diri Sendiri

DI 21062017 
Keluaran 32:7 NKJV 

And the Lord said to Moses, “Go, get down! For your people whom you brought out of the land of Egypt have corrupted themselves. 

  • Dan Tuhan berkata pada Musa: “Pergi, turunlah! Karena rakyatmu yang kau bawa keluar dari tanah Mesir telah merusak diri mereka sendiri. 

Bangsa Israel bertindak ceroboh, sdh jelas Tuhan melarang membuat sesuatu utk disembah, namun justru mrka melanggarnya. Di mata Tuhan, bangsa Israel sdg merusak diri mrka sndri. 
Bangsa Israel wkt itu sbnarnya sdh tahu siapa itu Tuhan, tapi justru mrka menciptakan ‘tuhan’ bagi mrka sndri utk disembah. Seumpama seorg anak yg jelas tahu persis siapa orgtuanya, tp malah mengakui org asing sbg orgtuanya, tentu si orgtua merasa sakit hatinya diperlakukan demikian. 
Sifat merusak diri sndri itu perlu dilawan. Seorg pecandu narkoba yg telah tahu bahaya mengkonsumsi narkoba hrs melawan rasa ‘ketagihannya’ spya bs bebas dr pengaruh jahat narkoba. Kalau dia sayang pd dirinya sndri dan keluarganya, dia akan berjuang utk bs lepas dr belenggu keterikatan pd narkoba, tp ketika dia sndri tdk menyayangi dirinya lg, dia tdk peduli pd siapapun dan terus merusak dirinya dg narkoba. 
Mengikuti jalan pikiran sndri kadangkala justru berdampak negatif terhadap diri sndri, menganggap jalan yg dia pilih itu jalan yg benar, cara hidupnya bergantung pd apa yg dia anggap benar pdhal sbnarnya itu salah. Apa yg org bnyk anggap itu benar, blm tentu itu memang benar, kita hrs punya pikiran yg sehat, jernih dan berlandaskan pd kebenaran Firman Tuhan. Pendapat umum hrs kita uji dan saring, bgmna dr sudut pandang Firman Tuhan, kalau tdk sesuai, jgn dilakukan dan diterapkan dlm hidup kita. 
Melanggar Firman Tuhan berarti merusak diri kita sndri, tadinya hidup kita diberkati, namun kemudian berkat itu hilang dr hidup kita. Jgn membuat Tuhan murka shga hubungan kita dg Tuhan menjd terganggu dan rusak, jgn berbuat apa yg Tuhan tdk sukai, jgn kita memberontak 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.