DI 23062017
Lukas 10:40
- sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
Maria sdg duduk dekat kaki Tuhan Yesus, tp mengapa Marta malah bicara dg Tuhan Yesus bahkan menyuruh-Nya agar Maria membantunya? Marta sbnarnya bs bcra lgsg pd Maria, tp dia tdk melakukannya.
Apakah salah Marta sibuk melayani Tuhan Yesus dan para murid-Nya? Tidak salah, justru itu sebuah kewajiban dlm budaya Yahudi ketika ada tamu yg berkunjung. Meladeni 13 org tamu, santai atau repot? Pasti repot, bisa keteter krna bnyk yg hrs dilakukan. Marta merasa butuh bantuan.
Terlalu bnyk khotbah ttg kisah ini yg (maaf) keliru dan menyesatkan. Marta tdk salah, cobalah kita sndri yg menjd Marta dlm peristiwa ini, sanggup ladeni tamu 13 org sndrian? Sbnarnya apa yg Marta inginkan sbnarnya?
Tuhan Yesus sdg bnyk bicara dg Maria, scra logika, yg paling repot seharusnya yg paling layak menerima apresiasi/penghargaan dr tamu yg berkunjung. Marta layak menerimanya, krna dia sibuk, sdgkan Maria tdk membantunya. Marta ingin jg mendengar Yesus berbicara, krna mgkin saja Yesus hanya singgah sebentar, bgtu urusan pekerjaan rumahnya selesai, Marta berpikir dia tdk kebagian berbicara dg Yesus, pdhal dia jg menginginkannya.
Mengapa Maria tdk ikut meladeni para tamu spt Marta? Saya pribadi yakin bhw Maria jg seorg perempuan yg cekatan mengerjakan pekerjaan rumah. Ada kemungkinan bhw Yesus sndri yg meminta Maria utk bcra dgnnya, ini bs dilihat dr perkataan Marta, dia bertanya mengapa Tuhan Yesus tdk peduli Maria hanya diam saja? Jwban Yesus sdkit memberi gambaran, sptnya Yesus ingin meminta waktu pd Marta dan Maria utk berbincang, Maria meresponi, tp Marta mengelak, memilih repot meladeni tamu. Maria memilih yg terbaik, meresponi permintaan Tuhan.
Tuhan ingin kita punya wkt pribadi dg Tuhan, tp kita seringkali menolak, menyibukkan diri