DI 21072017
1 Tawarikh 14:12
- Orang Filistin itu meninggalkan para allahnya di sana, lalu orang Israel membakarnya habis atas perintah Daud.
Masalah berhala memang tdk mudah utk diselesaikan, beragam pendapat kita temukan ketika seseorg hendak ‘membersihkan’ rumahnya dr pengaruh berhala.
Dlm kisah di ayat ini, Daud memerintahkan utk membakar sgla berhala org Filistin setelah menang dlm peperangan. Daud tdk memberi celah sedikitpun utk org Filistin kembali bersemangat perang krna percaya pd berhala yg mrka sembah. Apakah hal ini bs diterapkan di zaman skrg?
Ada bbrpa hal yg perlu kita pertimbangkan ketika ingin melakukan hal spt yg terjd di ayat ini, tdk bs sembarangan krna menyangkut kepentingan umat beragama lain.
Contoh kasus: seseorg yg bertobat ingin benar-benar rumahnya ‘bersih’ dr sgla berhala dan pengaruhnya, apa yg hrs dilakukan dg patung yg mrka dahulu sembah?
Sadari bhw kita hidup di negara yg mengakui 6 agama resmi, sebagian menyembah tuhan mrka dlm wujud patung. Jd hrs dipertimbangkan, apakah memang ingin disingkirkan, atau ada cara lain, misalnya mengembalikan patung itu ke tempat ibadah umatnya. Jgn sampai kita dituduh menghina agama lain.
Jika memang hrs disingkirkan, undanglah hamba Tuhan yg memang punya otoritas dlm hal peperangan rohani, krna bs saja terjd iblis berusaha menyerang saat hal itu dilakukan. Cara menyingkirkannya bgmna? Minta petunjuk Tuhan apa yg hrs dilakukan terhadap berhala itu.
Ingatlah bhw kita hrs menuntaskan dg tuntas ketika ingin menyingkirkan berhala dr tempat tinggal kita. Ingat bhw berhala itu jg roh, tdk bs sembarangan kita berbuat ini dan itu. Patung, jimat, apapun wujud berhala, menjd ‘pijakan’ atau pintu masuk bagi berhala utk menyatakan keberadaannya serta menyebarkan pengaruhnya. Menghancurkan ‘media’ berhala bkn berarti masalah selesai, krna mrka adalah roh, maka hrs dikalahkan dg peperangan rohani. Jgn takut pd roh para berhala krna kuasa Tuhan jauh lebih hebat