Supaya Dilihat Orang

DI 12082017 
Matius 6:5 

  • “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 

Setiap org memerlukan pengakuan dr org lain sbg bagian dr memahami citra atau gambar diri yg dimilikinya. Misalkan bila bnyk org berkata bhw kita ganteng atau cantik, rasanya memang kita lebih yakin bhw kita memang ganteng atau cantik. 
Di zaman dahulu, org yg hidupnya lebih ke arah kerohanian dipandang sbg org yg istimewa. Beda dg zaman skrg saat semua diukur dg status sosial dan harta. Tak heran zaman dahulu org bgtu sangat ingin mendapatkan pengakuan sbg org yg ‘rohani’ krna zaman itu hanya ada 2 golongan: golongan org yg rohani atau golongan org berdosa. 
Ayat ini mengajar kita agar jgn munafik, dlm arti berpura-pura rohani pdhal tujuannya sangat tdk rohani. Misalkan dlm hal melakukan disiplin rohani: berdoa, baca Alkitab, beribadah, dsbnya, yg sbnarnya adalah urusan kita pribadi dg Tuhan malah kita ‘ekspose’ atau kita pamerkan ke org lain shga org akan menilai kita sbg org yg cinta Tuhan dan rohani. Pura-pura melakukan utk Tuhan pdhal ingin dipuji dan diakui oleh org lain. Hal ini tentu tdk baik, jgn ditiru. 
Penilaian dr manusia sangat tdk bs dipertanggung jwbkan kebenarannya, buktinya adalah dlm realita kehidupan, org yg tdk kita sangka bs berbuat jahat justru merekalah yg kedapatan berbuat jahat. Tampak luarnya org yg baik, cinta Tuhan, rajin melayani dan beribadah, ternyata penilaian kita salah. 
Kejarlah pengakuan dr Tuhan, bkn dr manusia krna Tuhan sanggup melihat hati kita, tdk ada yg tersembunyi dan Tuhan tdk bs dibohongi. Penilaian Tuhan sangat akurat, kebenarannya bs sangat dipertanggung jwbkan. Memang tdk mudah utk mendapatkannya, tp itu bkn hal yg mustahil. Hiduplah sesuai dg Firman Tuhan, dan jgn munafik 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.