DI 19082017
Kolose 3:13 KJV
Forbearing one another, and forgiving one another, if any man have a quarrel against any: even as Christ forgave you, so also do ye.
- Sabarlah satu sama lain, dan ampunilah satu sama lain, jika ada orang yang memiliki sebuah perselisihan terhadap yang lain: sama sebagaimana Kristus mengampuni kamu, kamu juga lakukan demikian.
Prinsip pengampunan bagi org Kristen itu berbeda, bkn spt kebanyakan org yg menganggap itu sebuah pilihan: terserah mau dilakukan atau tdk, tp ini perintah Tuhan, artinya bkn pilihan tp sebuah kewajiban.
Krna Tuhan telah mengampuni kita maka kita wajib mengampuni org yg bersalah terhadap kita. Kalau tdk mau mengampuni? Jgn kira Tuhan tdk memberi hukuman. Lihatlah bgtu bnyk penderitaan yg seseorg alami krna dia menolak utk mengampuni, mulai dr tubuhnya mengalami sakit penyakit yg parah, hubungan dg Tuhan terganggu, jiwanya menjd tdk tenang, hingga dia sndri dosanya tdk diampuni Tuhan.
“Enak di dia dong udah buat dosa gtu sama saya eh diampuni lg.” Coba tanyakan pd diri kita sndri: “Kalau dosa kita diampuni Tuhan, enak atau tdk?” Kalau ada yg jwb tdk enak, berarti org itu ‘sakit jiwanya’. Pasti bahagia kalau dosa kita diampuni.
Pertengkaran akan trs berlanjut jika tdk ada salah satu pihak atau semua pihak yg mau mengakui kesalahannya. Tp dunia mengajukan pemikiran yg kelihatannya benar: “Salah satu mengalah saja, drpd ribut panjang.” Malah ada yg sengaja minta maaf pdhal bkn dia yg salah. Kalau tdk salah tp mengaku salah, bknkah itu berbohong? Niat sih baik mau meredakan pertengkaran, tp knpa hrs dg berbohong? Itulah contoh hikmat dunia.
Org yg tdk mau mengampuni dipastikan blm mengerti arti dr pengampunan Tuhan atas dosanya. Masih berpikir kira-kira diampuni atau tdk dosanya, apa Tuhan masih pikir-pikir utk mengampuni? Keraguan inilah yg membuat seseorg ragu utk mengampuni krna dia sndri berpikir pengampunan Tuhan itu tdk membuat dirinya memiliki damai dlm hidup