DI 08092017
Lukas 15:1
- Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.
Yesus menjd tokoh fenomenal di bangsa Israel zaman itu krna muncul dg segala sesuatunya yg tdk biasa, mengajar dg kuasa, melakukan mujizat, serta menjangkau semua kalangan. Dlm ayat ini diceritakan bgmna para pemungut cukai dan pendosa mendekat pd Tuhan dan mendengarkan ajaran-Nya, hal ini membuat bbrpa pihak merasa tersaingi kehormatannya.
Seharusnya ini menjd teladan bagi gereja dan umat Tuhan. Pemikiran bhw grja adalah kumpulan org suci, kudus dan benar telah membuat bbrpa org merasa tdk pantas masuk ke dlmnya. Memang grja berisi org-org kudus, suci dan benar, tp bkn krna kebenaran manusia, tp dibenarkan oleh Tuhan. Jd sama saja, latar blkg semua umat Tuhan adalah para pendosa.
Org yg berdosa memerlukan Tuhan dlm hidup mrka, perlu dibimbing, mendpt pengajaran, menerima kasih karunia Tuhan, namun seringkali para ‘org yg merasa kudus’lah menjd penghambat mrka dtg pd Tuhan. Misalkan saja, seorg pencuri handphone di grja yg tertangkap basah sdg mencuri, kemudian dimaafkan dan dilepaskan, pd hr Minggu berikutnya dia dtg kembali ke gereja, apa reaksi kita? Wajar bila kita lebih waspada, tp jgn sampai menghambat dia utk mengenal Tuhan dan bertobat.
Yesus senang saat org berdosa mau mendekat dan mendengar ajaran-Nya, seharusnya kita jg demikian. Hrs tulus tp jg berhikmat, krna di akhir zaman ini keadaan moral manusia semakin merosot. Harus menjangkau jiwa, tp jg tetap waspada. Selalu minta bimbingan Roh Kudus utk itu krna Tuhan tahu segalanya. Grja menghadapi bnyk persoalan, misalnya ajaran sesat, nabi palsu, kejatuhan para pimpinan rohani dlm dosa, jg penyusup yg berniat buruk, pintu pertobatan hrs tetap terbuka tapi waspada dg pertobatan ‘palsu’ seseorg yg bertujuan jahat bagi umat Tuhan.
Ajarkan Firman Tuhan selagi ada kesempatan utk itu, Roh Kudus yg menjamah hati org yg mendengarnya