Keluarga Yang Baik 

DI 12092017 
Roma 16:13 

  • Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu. 

Siapa itu Rufus? Hampir bisa dipastikan bhw dia adalah anak Simon dari Kinere yg membantu Yesus memikul salib (Markus 15:21), dan ternyata rasul Paulus punya hubungan baik dg keluarga ini. 
Ibu dr Rufus ternyata menjd ‘ibu rohani’ bagi Paulus, tdk disebutkan bgmna kisahnya, namun pertumbuhan rohani Paulus bnyk yg dipengaruhi oleh ibu dr Rufus. Selain itu, Rufus sndri jg punya hubungan yg baik dg Paulus. 
Satu keluarga menjd berkat bagi bnyk org, tentu ini sangat luar biasa. Bnyk org hanya bersikap egois hanya berpikir bgmna membuat keluarga mrka hidup berkelimpahan, menikmati kebahagiaan sndri tanpa mau berbagi dg sesama. Kita sbg org Kristen dikenal sbg pengikut Kristus yg memiliki kasih Kristus dlm hidupnya. Sama spt Kristus yg mengorbankan diri-Nya utk semua manusia, teladan inilah yg patut kita terapkan dlm hidup kita yaitu berdampak baik terhadap lingkungan di mana kita berada. Utk mewujudkannya kita perlu berbagi dg sesama. 
Berbagi dg sesama bkn hanya mengenai menolong org kesusahan, berbuat baik, tp jg berbagi pengetahuan, berbagi bimbingan, berbagi nasehat, dsbnya. Utk berbagi tentu hrs punya sesuatu utk dibagikan. Meningkatkan kualitas diri adalah wujud dr keinginan utk berbagi. Selain itu diperlukan hati yg tulus, tdk hitung untung rugi dan tentunya sukacita saat berbagi. 
Jgn pernah takut akan kekurangan, Tuhan yg mencukupkan semuanya, jika kita menjd org yg dipercaya Tuhan, Dia turut bekerja melalui kita. Jd ada campur tgn Tuhan di dlmnya, bkn krna kemampuan atau kehebatan kita. Siapapun yg Tuhan atur bs mengenal kita, mgkin ada hal baik yg bs kita lakukan utk org itu. Ikuti dorongan Roh Kudus apa yg hrs kita kerjakan, biasanya akan ada kesempatan yg Dia tunjukkan bagi kita. Asalkan kita mau dengar dan taat, kita akan mengerti mengapa Tuhan menyuruh kita melakukannya 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.