DI 06112017
Ratapan 3:27-28 NKJV
It is good for a man to bear The yoke in his youth.
Let him sit alone and keep silent, Because God has laid it on him;
Adalah baik bagi seorang laki-laki untuk memikul kuk di masa mudanya.
- Biarlah dia duduk sendirian dan tetap diam, karena Tuhan telah meletakkan itu diatas dia.
Tuhan menggambarkan ‘sekolah kehidupan’ dg pasangan lembu jantan yg diberi kuk sebelum digunakan utk membajak sawah atau ladang.
Kuk adalah palang kayu dengan jepitan kayu vertikal yang memisahkan kedua binatang penarik sehingga bersama-sama dapat menarik beban berat, dg jerat tali yang diikatkan ke leher binatang penarik. Kayu palang itu ditempelkan pada batang dan begitulah kereta ditarik.
Jadi sepasang lembu ini terdiri dr 1 lembu yg sdh terlatih dan 1 lembu yg baru, ini dilakukan spya lembu yg baru belajar bgmna cara membajak dr lembu pasangannya.
Jika ingin memiliki masa dpn yg bahagia, anak hrs dididik saat mrka masih muda, artinya perlu wkt yg cukup utk proses belajarnya. Jika terlambat dididik, masa dpn anak itu kemungkinan besar bs menjd tdk baik, tdk mandiri, menyusahkan org lain dan hidup tanpa tujuan. Bkn menjd berkat malah menjd beban. Karakternyapun tdk dewasa, cenderung kanak-kanak.
Kalau tdk mau diajari, sifat-sifat buruk si anak akan semakin ‘matang’. Sifat malas, meremehkan semua hal, tdk tahu cara bersikap dlm bermasyarakat, manja, cengeng, dsbnya, akan membuat hidupnya bergerak ke arah kehancuran di masa dpn. Cenderung akan menyulitkan org bnyk, tdk disukai, tdk punya teman hingga tdk bs dipercaya. Dg kondisi spt itu, masa dpnnya pasti suram.
Duduk sendiri dan diam, ini hal yg hrs dilakukan saat Tuhan memasang ‘kuk’ atas kita. Terima dg kerendahan hati setiap didikan dr Tuhan. Kalau memberontak, kita bs memiliki luka batin yg dlm, marah pd Tuhan dan meninggalkan Tuhan. Rugi besar jika kita lari dr didikan Tuhan. Sediakan bnyk wkt utk sendirian dg Tuhan, jgn protes tp mengucap syukur