Berkat Menjadi Kutuk 

DI 29122017 
Maleakhi 2:2 KJV 

If ye will not hear, and if ye will not lay it to heart, to give glory unto my name, saith the LORD of hosts, I will even send a curse upon you, and I will curse your blessings: yea, I have cursed them already, because ye do not lay it to heart. 

  • Jika kamu tidak akan mendengar, dan jika kamu tidak akan meletakkannya di hati, untuk memberi kemuliaan pada nama-Ku, Aku bahkan akan mengirim sebuah kutuk ke atasmu, dan Aku akan mengutuki berkat-berkatmu: ya, Aku telah mengutukinya, karena kamu tidak meletakkannya di hati. 

Ternyata berkat yg Tuhan berikan bs berubah menjd kutuk krna Tuhan mengutuki berkat kita, sebabnya adalah kita tidak memberi kemuliaan pada nama Tuhan. 
Jadi ingat, kalau sdh diberkati, kita hrs waspada memelihara berkat Tuhan agar jgn sampai Tuhan kutuki. Memberi kemuliaan pada nama Tuhan bs diwujudkan dlm bnyk hal, misalnya saat beribadah di gereja ataupun dlm persekutuan dan doa pribadi, kalau kita tdk memuji dan menyembah Tuhan dg sungguh-sungguh, berarti kita tdk memberi kemuliaan pd nama Tuhan, akibatnya berkat kita bs dikutuki Tuhan. 
Org yg sombong, tdk mengakui karya Tuhan dlm hidupnya, dia menganggap semua sbg hasil kerjanya sndri, kehebatannya sndri. Istilah rohaninya ‘mencuri kemuliaan Tuhan’. Demikian jg org yg tdk mau melakukan Firman Tuhan, dia membuat nama Tuhan justru dihujat krna perbuatannya yg buruk. Kita tdk boleh spt itu, hrs menjaga kekudusan nama Tuhan. 
Muliakan nama Tuhan dlm setiap kesempatan yg dtg kpd kita. Apapun yg bs kita lakukan, lakukanlah utk memuliakan nama Tuhan, terlebih jika kita diberi kepercayaan utk mengelola sesuatu. Jadilah teladan dlm hal berbuat baik. Ini tanggung jwb kita bersama. 
Jadikan anggota tubuh kita sbg alat utk memuliakan nama Tuhan. Bs melalui prestasi, potensi yg kita miliki, keterampilan yg kita asah trs menerus, dsbnya. Buang semua kesombongan, rendahkan diri di hadapan Tuhan. Ingat bhw Tuhan selalu mengawasi kita 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.