Menyembah Manusia

DI 10022018

2 Tawarikh 24:17-18
Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka.

  • Mereka meninggalkan rumah TUHAN nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka.

Peranan Imam di zaman itu sangat penting dlm hal ibadah bangsa Israel pd Tuhan. Dlm kisah ini, terlihat bgtu lemahnya iman bangsa Israel setelah imam Yoyada meninggal, mrka mulai menyembah raja dan berhala.

Peranan para rohaniwan atau para hamba Tuhan di zaman inipun sangat besar, krna jemaat pd umumnya blm bnyk yg memahami detail-detail ttg kerohanian shga perlu dibimbing dan diajarkan hal-hal yg diperlukan. Ini terlihat dr blm bnyknya keluarga Kristen yg memiliki waktu utk berdoa bersama (mezbah keluarga), msh bnyk jemaat yg blm rutin bersaat teduh, beribadah, dsbnya.

Bnyk org yg hidup semaunya sndri, dlm arti segala sesuatu dilakukan mnrut apa yg dia pandang baik, kalau dia tdk tertarik dg agama, dia memilih utk mengikuti jln hidupnya sndri. Bisa saja dia mentuhankah org yg dia kagumi dan mengikuti ajarannya. Ada jg org yg murtad dg menyembah berhala dan tuhan yg lain krna bbrpa sebab. Mengapa org bs tdk menghormati Tuhan? Krna blm ada kasih yg murni kpd Tuhan.

Sbg org percaya, kita hrs beribadah kpd Tuhan saja, tdk boleh mentuhankan manusia dan beribadah kpd berhala. Akan ada hukuman yg Tuhan berikan krna kita membangkitkan murka Tuhan, krna ini menyangkut hal ibadah, hukuman yg Tuhan berikan sangat berat. Jgn kita main-main dlm hal ini. Ingatlah bhw yg bs menentukan kekekalan kita itu cuma Tuhan saja, manusia ataupun berhala bahkan iblispun tdk bs menentukan kekekalan bagi dirinya sndri. Jgn tukarkan surga dg apapun jg.

Mulailah benahi kerohanian kita dan mintalah bimbingan pd para hamba Tuhan yg hidupnya benar di mata Tuhan. Belajar utk hidup sesuai dg Firman Tuhan setiap hari

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.