Tidak Mengingat Lagi

DI 13032018

Ibrani 8:12 KJV
For I will be merciful to their unrighteousness, and their sins and their iniquities will I remember no more.

  • Karena Aku akan menunjukkan belas kasihan pada ketidak benaran mereka, dan dosa-dosa mereka dan kesalahan-kesalahan mereka tidak akan Aku ingat.

Mengingat kesalahan yg ada bs berpengaruh besar terhadap baik buruknya sebuah hubungan. Mengingat kesalahan sndri bs membuat seseorg jd minder, atau mengingat kesalahan org lain bs membuat kita ragu utk meneruskan hubungan yg ada.

Mengingat kesalahan dan dosa org Israel hanya menimbulkan murka Tuhan, sebab itulah Dia memilih utk menunjukkan belas kasihan dan tdk mengingat dosa dan kesalahan bangsa Israel. Inilah cara utk meredam emosi dan memberikan pengampunan.

Apa manfaatnya mengingat trs dosa dan kesalahan org lain terhadap kita? Mgkin kita menjwb spya ke dpnnya berhati-hati jgn sampai terulang. Itu mgkin benar, waspada itu perlu. Tp kalau trs menerus mengingat, kita bs menjd pribadi yg kaku, menyalahkan diri sndri, tersiksa krna ingatan itu muncul trs, dsbnya. Tdk ada manfaat positif dr mengingat trs menerus dosa dan kesalahan org lain. Ujungnya justru kita bs menjd org yg merasa benar sndri dan sulit dikoreksi oleh org lain.

Seandainya dosa kita trs diingat Tuhan, mgkin kita jd ragu-ragu utk berdoa, nanti Tuhan dengar dan menjwb atau tdk. Akibatnya kita bs pd akhirnya tdk berani berdoa lagi, krna berpikir kita blm diampuni. Hubungan kita dg Tuhan menjd tdk intim lg. Tuhan kita penuh kasih, Dia menyediakan pengampunan bagi dosa dan kesalahan kita spya kita bs trs punya hubungan yg baik dg Tuhan. Ini sebuah hal yg sangat berharga krna Tuhan mau selalu dekat dg kita, jd kita hrs meresponinya dg baik jg.

Apakah kita masih mengingat-ingat dosa dan kesalahan org lain walau sdh memberi pengampunan? Mulailah utk tdk mengingatnya lagi, perbaiki hubungan dan kasihilah mrka. Jgn penuhi memori ingatan kita dg hal-hal yg sbnarnya sdh berlalu

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.