Karena Cinta

DI 22032018

1 Raja-raja 11:2

  • padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: “Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan mereka pun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka.” Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta.

Budaya zaman dulu memang masih membolehkan seorg suami mempunyai bnyk isteri, apalg seorg raja yg bebas mau mengambil perempuan mana saja yg dia sukai.

Ada 2 penyebab mengapa akhirnya raja Salomo ikut dlm penyembahan berhala hingga akhirnya Tuhan membagi kerajaan Israel menjd 2 kerajaan, yg pertama adalah karena urusan politik, terlihat dr putri Firaun dr Mesir pd saat itu dijadikan istri oleh raja Salomo (1 Raja-Raja 9:16), pdhal sejarah mencatat bhw Mesir sering terlibat perang dg Israel. Dlm penelusuran sejarah, diperkirakan terjd hubungan asmara antara raja Salomo dg ratu negeri Syeba yg pd akhirnya menjd bagian dr org Ethiopia. Demi memperkuat kekuasaan, Salomo melakukan hal tersebut.

Kedua, karena cinta Salomo pd bnyk perempuan. Tercatat 700 isteri dr kaum bangsawan dan 300 gundik. Kaum bangsawan tentu org-org yg terhormat. Kekuatan Salomo terletak pd hikmatnya, namun ternyata kekuatan ini sekaligus menjd kelemahannya, cara berpikirnya mempengaruhi selera cintanya terhadap wanita.

Tuhan sdh memerintahkan agar bangsa Israel jgn melakukan pernikahan dg pria dan wanita dr bangsa lain, krna sebuah alasan yaitu jgn sampai pasangan hidup mrka justru mengajar utk menyembah berhala. Sebagian org memiliki paham boleh menyembah bnyk berhala, shga alasan yg mrka pakai adalah tdk apa-apa menyembah berhala, kan masih menyembah Tuhan jg. Hati-hati dg penyesatan spt ini yg bnyk kita temui di sekitar kita.

Carilah pasangan hidup yg sama-sama hanya menyembah Tuhan Yesus Kristus, jgn yg lain. Tuhan tdk boleh kita ‘duakan’, jgn main-main krna dosa penyembahan berhala itu akibatnya jg ditanggung oleh keturunan kita

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.