DI 18042018
Yeremia 18:10 KJV
If it do evil in my sight, that it obey not my voice, then I will repent of the good, wherewith I said I would benefit them.
- Jika itu melakukan yang jahat dalam pendangan-Ku, bahwa tidak mentaati suara-Ku, kemudian Aku akan menyesali kebaikan, yang untuk Aku katakan Aku ingin mereka menikmatinya.
Tentu Tuhan ingin kita bahagia, sukses, tdk berkekurangan, hidup terhormat, dan semua yg terbaik lainnya, namun mengapa yg terjd justru sebaliknya? Apakah Tuhan tdk jd mewujudkannya?
Kita hrs sadar bhw ada pemberian Tuhan yg bersyarat, ada jg yg tdk perlu syarat apapun. Ayat di atas termasuk dlm pemberian Tuhan dg syarat, jika syaratnya tdk kita penuhi maka apa yg Tuhan janjikan tdk bs terealisasi.
Syarat yg Tuhan minta adalah jgn lakukan yg jahat dan taati suara Tuhan. Namun pd kenyataannya bangsa Israel wkt itu melakukan yg jahat dan tdk mentaati suara Tuhan, akibatnya bkn hal baik yg mrka akan nikmati tp justru hal yg buruk yg sdg menanti mrka. Tdk mudah utk taat pd suara Tuhan, apalg jika kita sdh memegang prinsip hidup bhw diri kita sndrilah yg paling berhak dan paling tepat dlm mengatur hidup kita, org lain bahkan Tuhanpun tdk perlu terlibat di dlmnya. Ini bnyk dilakukan oleh org-org yg kelihatan rohani sekalipun, Tuhan menyesalinya.
Koreksi diri jika kita trs menerus mengalami yg buruk dlm kehidupan kita, apakah kita sdh melakukan yg baik atau yg jahat di pandangan Tuhan? Apakah kita taat atau melawan suara Tuhan? Hal yg baik sdh di dpn mata tapi ternyata lewat bgtu saja dan malah org lain yg menikmatinya. Jgn cepat menyalahkan keadaan atau org lain, diri kita sndrilah yg pertama-tama hrs dikoreksi, krna pasti Tuhan punya alasan ketika Dia menahan kebaikan-Nya utk kita. Kemudian bertobat dan lakukan kembali apa yg Tuhan perintahkan. Pertobatan kita membuat Tuhan menarik malapetaka dr kita dan kembali mewujudkan rencana baik-Nya utk kita.
Melawan Tuhan tdk akan pernah membuat hidup bahagia