DI 23042018
Ibrani 12:2 KJV
Looking unto Jesus the author and finisher of our faith; who for the joy that was set before him endured the cross, despising the shame, and is set down at the right hand of the throne of God.
- Memandang kepada Yesus Sang Pencipta dan Penyempurna dari iman kita; Dia yang karena sukacita yang telah ditentukan di hadapan-Nya memikul salib, menghinakan rasa malu, dan diletakkan di bawah tangan kanan tahta Tuhan.
Bnyk ditemukan org-org yg beriman besar, tp tdk ada iman manusia yg sempurna, ayat ini berkata bhw Tuhanlah yg menyempurnakan iman kita.
Iman bkn sekedar berkaitan dg mujizat, perkara ajaib ataupun dg surga dan neraka. Org benar hidup oleh iman (Roma 1:17), jd pengaruh iman itu menyeluruh dlm hidup kita, bkn sekedar hal yg sdh disebutkan di atas.
Misalnya dlm bisnis, ada org yg tetap bertahan bahkan mengalami peningkatan di tengah dinamika bisnis dan politik yg sdg terjd, sementara ada jg yg mengalami penurunan hingga habis semuanya, kemudian mengalami stress dan jiwanya terganggu bahkan bunuh diri, ini bukti bhw mrka tdk hidup oleh iman, tdk ada Tuhan dlm hidup mrka, saat goncangan terjd, mrka ‘ambruk’, sementara org yg hidup oleh iman bs tetap bertahan dan punya pengharapan.
Tanpa perlindungan Tuhan, mgkin hr ini kita sdh tdk hidup lg di dunia. Sehebat apapun kita berpola hidup sehat, tp saat berkendara Tuhan tdk melindungi kita, bs terjd kecekakaan yg bs merenggut nyawa. Org yg hidup oleh iman, ada penyertaan dan perlindungan Tuhan yg sempurna.
Iman yg sempurna dihasilkan oleh Tuhan yg memproses iman yg kita miliki. Jd bkn sebuah pemberian dr Tuhan, tp sebuah proses menuju iman yg sempurna. Tanpa Tuhan, iman kita sia-sia. Org yg meninggalkan Tuhan gagal memelihara imannya, perlahan namun pasti Tuhan tdk lg ada dlm hidupnya. Jd kalau kita mulai malas membangun hubungan dg Tuhan, itu sebuah gejala awal yg perlu kita waspadai, jika dibiarkan akibatnya kita hidup tanpa Tuhan