Pangkat Rohani

DI 14052018

2 Raja-raja 2:23-24
Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: “Naiklah botak, naiklah botak!”

  • Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka empat puluh dua orang anak.

Mgkin ada di antara kita membaca kisah ini berpikir bhw nabi Elisa kejam, anak-anak kecil mengejek Elisa dan ternyata mrka mati setelah Elisa mengutuki mrka. Knpa tdk dimaafkan saja anak-anak itu?

Jgn cuma lihat scra manusia saja krna pasti Elisa dinilai kejam dan tdk punya hati, tp lihatlah jg dr sisi Tuhan. Elisa baru saja menjd penerus Elia, dia menerima 2 porsi roh Elia, ini bkn berarti roh Elia bs terbagi-bagi, kita hrs lihat dr budaya bangsa Israel. Anak sulung berhak menerima 2 porsi dr apa yg diwariskan, sedangkan anak lainnya menerima sisanya. Hubungan Elia dan Elisa memang layaknya bapa dg anak. 2 porsi roh Elia, dlm roh Elia ada Roh Tuhan, ini sbg bukti seseorg yg Tuhan pilih, maka ada Roh Tuhan dlm roh org itu, roh Elia yg tadinya roh manusia yg biasa saja, ketika dia dipilih Tuhan, maka rohnya menjd luar biasa, krna ada Roh Tuhan dlm roh Elia. Elisa mengerti ini dan memintanya.

Dlm diri nabi Elisa ada Roh Tuhan, ketika anak-anak mengejek Elisa, maka sbnarnya anak-anak ini jg mengejek Roh Tuhan yg ada dlm diri Elisa. Kemudian kita tahu apa yg terjd, mrka mati krna melanggar kekudusan Tuhan.

Kita hrs paham ada yg namanya ‘pangkat kerohanian’ dlm diri tiap-tiap org percaya. Inilah yg membuat ada org-org tertentu yg melebihi yg lainnya. Penampilan luar seseorg mgkin biasa saja atau bahkan tdk menyakinkan, tp pangkat rohaninya bs jd lebih tinggi dr hamba Tuhan yg terkenal. Jgn meremehkan seseorg, hormati dan hargai siapa saja, krna mgkin nanti mrka yg masuk surga, sdgkan org yg meremehkan mrka tdk masuk surga

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.