Tuhan Rahasiakan

DI 09062018

Kejadian 46:4

  • Aku sendiri akan menyertai engkau pergi ke Mesir dan tentulah Aku juga akan membawa engkau kembali; dan tangan Yusuflah yang akan mengatupkan kelopak matamu nanti.”

Hal menarik ttg di balik kisah hidup Yusuf adalah selama 13 tahun sejak Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya hingga akhirnya menjd org nomor 2 di Mesir, Tuhan tdk mengatakan pd Yakub bhw sebenarnya Yusuf masih hidup, membiarkan Yakub berduka krna menganggap Yusuf telah mati.

Kalau saya di posisi Yakub, saya akan bertanya pd Tuhan mengapa Dia merahasiakan semuanya? Bersedih selama 13 tahun itu bkn wkt yg singkat. Jika Tuhan rahasiakan sesuatu, pasti ada tujuan dan maksud-Nya.

Seandainya Tuhan memberitahu Yakub bhw Yusuf masih hidup, maka ada kemungkinan rencana Tuhan atas Yusuf bs gagal. Yakub pasti akan mencari Yusuf dan membawanya pulang, Yusuf hanya akan tetap menjd anak kesayangan Yakub, bkn menjd org nomor 2 di Mesir. Kemanusiaan Yakub akan bisa merubah rencana Tuhan atas Yusuf dan jika itu terjd, nasib bnyk org pd 7 tahun masa kelaparan akan tdk tertolong.

Mgkin kita pernah berpikir knp Tuhan merahasiakan sesuatu dr kita, pdhal kita punya hubungan yg intim dg Dia? Tegakah Tuhan membuat kita bersedih bertahun-tahun? Demi sesuatu yg Dia siapkan di masa depan, spya jgn kita mengganggu pelaksanaan rencana-Nya, Dia perlu merahasiakannya pd kita.

Seintim bgmnapun kita dg Tuhan, bkn berarti Tuhan tdk boleh punya rahasia terhadap kita. Kalau kita berpikir kita jujur pd Tuhan, tak ada yg kita rahasiakan maka Dia jg tdk boleh punya rahasia yg disembunyikan dr kita. Dia bs tahu apa yg kita rahasiakan walaupun kita simpan hingga mati, tdk kita ceritakanpun, Dia sdh tahu. Jd wajar kalau Tuhan punya rahasia.

Bergaul dg Tuhan jgn disamakan bergaul dg sesama manusia. Di sini seringkali bnyk org gagal membangun hubungan yg intim dg Tuhan. Sadarlah bhw kita ini derajatnya berbeda dg Tuhan, hrs tetap hormat dan takut akan Tuhan, jgn kurang ajar.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.