Doakan Gerejamu

DI 10072018

Yehezkiel 8:16

  • Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah TUHAN; sungguh, dekat jalan masuk ke bait TUHAN, di antara balai Bait Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki, yang membelakangi bait TUHAN dan menghadap ke sebelah timur sambil sujud pada matahari di sebelah timur.

Dlm zaman nabi Yehezkiel hidup, keadaan Bait Suci Tuhan sangatlah menyedihkan, bacalah pasal ini seutuhnya maka kita temukan berbagai kejahatan rohani yg dilakukan baik oleh para pemimpin maupun rohaniwan.

Gereja itu kumpulan org-org kudus, dlm pengertian grja adalah kumpulan org-org berdosa yg mau bertobat dan diubahkan Tuhan. Para hamba Tuhan dan jemaat adalah manusia, rentan menghadapi cobaan dan godaan, shga kekudusan grja dinodai oleh oknum-oknum yg beraktivitas di dlmnya. Tetap ada org-org yg hidup benar tentunya, tp ada jg yg ‘bermain-main’ di dlm gereja.

Mgkin pernah kita dengar cerita dlm rapat sebuah panitia acara di gereja berisi saling serang dan hampir-hampir terjd tindak kekerasan ketika rapat terjd, bahkan mgkin dlm sebuah sidang sinode, kubu-kubu dlm organisasi gereja saling berebut kedudukan. Blm lagi saat terdengar gereja ditutup krna kurang ‘menghasilkan’ alias pengeluaran tdk sesuai pemasukan, grja sdh spt perusahaan saja, tujuan buka gereja bkn utk melayani jiwa-jiwa tp mencari keuntungan.

Itu sisi lain yg negatif dr kehidupan bergereja, disamping terjd jg pembedaan perlakuan terhadap jemaat yg kaya, menengah dan miskin. Yg kaya pasti dilayani lgsg oleh gembala sidang, yg menengah dilayani oleh wakil gembala, yg miskin dilayani ketua komselnya saja. Pembagian ‘ring 1,2,3’ spt ini menimbulkan kecemburuan jemaat, pdhal kaya atau miskin, pny hak yg sama dilayani oleh semua hamba Tuhan di grja.

Masih bnyk hal negatif lainnya, namun kita jgn sampai putus asa, selama masih ada Tuhan dan org-org yg berkomitmen melayani Tuhan dg tulus, selalu ada harapan grja menjd tempat ibadah yg kudus bagi Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.