DI 13092018
Bilangan 1:3 KJV
From twenty years old and upward, all that are able to go forth to war in Israel: thou and Aaron shall number them by their armies.
- Dari usia 20 tahun dan ke atas, yang mampu untuk pergi ke peperangan di Israel, kamu dan Harun akan menghitung mereka oleh pasukan mereka.
Suatu saat setelah bangsa Israel keluar dr Mesir, Tuhan berfirman pd Musa agar dia dan Harun menghitung jumlah org Israel yg berumur 20 tahun ke atas, dan ternyata bkn cuma umurnya, tp mrka yg mampu pergi ke peperangan nantinya.
Kita bs temui bhw dlm batas usia tertentu, dituntut sebuah kepantasan tertentu. Misalnya, anak yg sdh melewati usia balita, sepantasnya tdk ngompol lg atau ngempeng di mulutnya. Pd usia remaja, anak perempuan sepantasnya bs dilibatkan dlm mengurus kebersihan rumah, mulai diajari masak, dsbnya. Bagi anak laki-laki remaja, mulai bs diperbantukan utk membantu ayahnya, misalnya membantu di sawah jika ayahnya adalah seorg petani, membantu pekerjaan dlm batasan tertentu, dsbnya. Demikian jg pd tingkatan usia berikutnya, ada kepantasan yg hrsnya mulai dilakukan si anak.
Brpa usia ‘kerohanian’ kita? Sdh brpa lama ikut Tuhan? Harusnya kita sdh bs melakukan ini dan itu sesuai tuntutan Tuhan. Kalau 3 tahun jd Kristen tp blm bs memimpin doa di dpn umum, kira-kira pantas tdk? Kalau 5 tahun jd Kristen tp blm selesai bc Alkitab 1x saja, pantas atau tdk? Apalg kalau sdh 10 tahun ikut Tuhan, msh blm berani bersaksi ttg Tuhan, pantas atau tdk?
Renungkan, usia kita mengikut Tuhan sdh brpa lama, apa yg seharusnya sdh bs kita lakukan utk Tuhan? Jgn kira Tuhan senang kita trs jd ‘bayi atau balita’ dlm kerohanian kita. Kita dituntut makin dewasa rohani, makin mengenal Tuhan lebih lagi, iman kita hrsnya makin besar dan kuat, tdk cengeng dan bersungut-sungut, dsbnya. Jika ternyata pertumbuhan rohani kita tdk seimbang dg sekian tahun kita menjd Kristen, berarti ada sesuatu yg salah dg pertumbuhan rohani kita. Apa penyebabnya?